time; park sunghoon

time; park sunghoon

  • WpView
    Reads 1,682
  • WpVote
    Votes 263
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 20, 2021
[time; park sunghoon] [may, 2O21] Pada awalnya, Satya hanya ingin menunggu kapan waktunya ia bisa berpulang dan bertemu dengan ibundanya. Segala pengobatan menurutnya sia sia dan hanya memperlambat waktunya. Namun jika ia tidak melakukannya rasa sakit yang amat sangat itu akan datang kembali, rasa paling sakit yang pernah Satya rasakan. Bahkan membuatnya harus tinggal sementara di Rumah Sakit. "Kak, sakit banget? Jangan ditahan.. Kakak kalau mau pulang sekarang, Hira gapapa.." "Engga, gue kuat Nahira. Masih mau disini, masih mau sama lo. Kangen bunda, tapi gue gak bisa ninggalin lo. Rasa sakit ini gak ada apa apanya dibanding gue ninggalin lo sendirian" Semuanya berubah, saat ia mulai menyukai gadis bernama Nahira itu. Adik dari sohibnya, Mahesa. Gadis dengan senyum terindah yang selalu mengingatkannya akan sosok ibunda, dan membuatnya lupa akan penyakit yang dideritanya. Gadis yang selalu marah jika Satya memulai berbicara bahasa inggris dengan rumit. Katanya "Kenapa susah banget ngomong sama kakak harus mikir dulu. Nahira gak suka". maybe little(?) angst. © cheezeecakes
All Rights Reserved
#4
enhypenlokal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PRIHAL RUMAH DAN SEISINYA | ENHYPEN
  • All My Love Is For You
  • Middlemost | ENHYPEN ✔
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • CLUE :: 02'z ENHYPEN [✔]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]

SPIN-OFF [HOME] "setelah bunda tiada, saya udah ga nganggap kalian sebagai saudara" - ini cerita Mahesa Jaceson Adhiwangsa, dan ketujuh adiknya yang seolah HARUS dipaksa mengerti mengenai suluk buluk getirnya kehidupan setelah kepergian bunda. kehidupan mereka perlahan-lahan mulai berubah, semesta seolah merenggut kebahagian yang mereka punya, rumah yang selama ini mereka huni itu seolah mulai roboh dan melukai penghuninya... dan dengan itu, mahesa selalu merenenggui sesuatu, dirinya selalu diliputi kesalahan ia merasa lalai, lalai karna dirinya merasa bunda akan selalu menyertai mereka dan terlambat menyadari jika bunda tidak akan hidup selamanya, mahesa terlalu fokus pada dirinya, fokus pada kesenangan semata sehingga abai dengan usia bunda. - "jika waktu dapat diulang, hesa cuma mau satu bun, hesa cuma mau belajar gimana rasanya hidup tanpa bunda." [ON GOING]

More details
WpActionLinkContent Guidelines