Merindu Untuk Senja

Merindu Untuk Senja

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 13, 2021
"Bukankah senja itu indah Lia?" Tanya Diyan. "Seindah apapun senja di mataku, itu hanya sementara." Jawab Amelia. "Jika senja hanya sementara, lantas apa yang abadi menurutmu?" Tanya Diyan kembali dengan senyum hangatnya. "Tidak ada! Di dunia ini tidak ada yang abadi." Jawab Amelia. Menggelengkan kepalanya pelan. "Tidak ada ya, baiklah. Tapi menurutku, meskipun senja ini hanya sementara. Keindahanya akan tetap abadi." Kata Diyan menunjuk awan merah gelap di sekitar matahari kuning kemerahan. "Keindahan senja? Baiklah, sesuai kata-katamu. Senja akan selamanya indah." Kata Amelia. "Hahaha ... baiklah, jika memang begitu. Senja akan menjadi saksi dimana kita bertemu di waktu berikutnya." Kata Diyan. Berbalik melangkah pergi meninggalkan tempatnya. "Benar, pertemua ini hanya kebetulan belaka. Senja akan menjadi saksi kita berikutnya." Gumam Amelia. Dengan wajah tersenyum terus memandang matahari merah perlahan tertutup awan, yaitu Senja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Senja
  • Seindah Senja
  • DEAR CAKRAWALA
  • Senja Kaylara [ END ]
  • ARUNIKA (SELESAI)
  • LANGIT SENJA  (End)
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Nadi Akhir Luka
  • Senja dan Jingga

Kata Pengantar Hai, pembaca Wattpad! Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita pertamaku yang berjudul Cerita Senja. Cerita ini lahir dari banyak kenangan, imajinasi, dan potongan emosi yang ingin aku tuangkan ke dalam kisah sederhana tentang remaja, kehilangan, dan hubungan yang tak selalu mudah dijelaskan dengan kata-kata. Cerita Senja bercerita tentang seorang gadis yang berusaha berdamai dengan masa lalu, sambil menjalani kehidupan sekolah yang penuh warna dan rahasia. Tokoh-tokohnya mungkin mengingatkanmu pada seseorang-atau bahkan pada dirimu sendiri. Ceritanya akan disajikan secara bersambung, dan aku akan sangat senang jika kamu mau ikut menemani Senja melewati hari-harinya. Jangan ragu untuk meninggalkan komentar, saran, atau sekadar menyapa. Dukunganmu sangat berarti. Selamat membaca dan semoga kisah ini bisa menyentuh hatimu, walau hanya sekejap. Salam hangat, Zarelia Rusdy

More details
WpActionLinkContent Guidelines