Irreplaceable (On going)

Irreplaceable (On going)

  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 3, 2023
Ada hubungan antara waktu dan ingatan, keduanya seperti magnet yang saling menarik. Ada kalanya waktu membuat mengingat, dan adakalanya waktu membuat melupakan. Ada yang bilang waktu juga merupakan obat, entah itu yang datang dari masa lalu ataupun masa depan, beberapa tidak dapat saling menggantikan. Masa lalu Dera memiliki tempat tersendiri yang di sebut kamar kenangan, dan masa sekarang serta masa depan Dera memiliki ruangan yang mengambang di udara yang disebut dengan impian. Hingga suatu saat, tanpa Dera tahu bagaimana bisa ingatannya itu secara sengaja bertukar tempat? Masa lalu Dera anggap masa depan. Sebaliknya, masa depan Dera justru menjadi ingatan masa lalu yang terbunuh dan terkubur jauh di dalam sana. _Irraplaceable_
All Rights Reserved
#892
siblings
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
    Eliinaa
    Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
    WpPart
    Complete
    Let's Not Falling Love (End)
    Let's Not Falling Love (End)
    (Junkyu x Asa) Pertemuan tak sengaja antara Kendra dan Hanna menciptakan kisah lain di hidup mereka yang sedang tak baik-baik saja. Kemiripan di antara mereka pun semakin mendekatkan, mengeratkan, membuat predikat orang asing beralih menjadi sahabat dekat. Terlalu sering dicurangi semesta menjadikan keduanya sebagai pribadi yang saling membutuhkan satu sama lain. Hingga, lambat laun, cinta hadir dalam dongeng yang mereka buat. Perasaan yang tak seharusnya ada, karena keduanya tahu, tak ada masa depan untuk mereka. Karena Kendra tahu, mencintai Hanna sama saja menyakitinya di kemudian hari. Karena Hanna tahu, mencintai Kendra sama saja merelakan diri masuk dalam kubangan gelap yang tak akan diminati oleh gadis mana pun di dunia. Karena mereka tahu, tak selamanya menyatukan dua hal yang hancur akan menciptakan sesuatu yang baru, yang bisa dinikmati keindahannya.
    WpPart
    Complete
  • Ruang Kosong
    Ruang Kosong
    [SELESAI] Ruang Kosong mungkin hanya sekadar tempat mereka berenam biasa berkumpul. Tempat Lingga lebih sering tidur malam daripada di rumahnya sendiri. Tempat Sashi menghabiskan waktu untuk menulis ribuan kata untuk novelnya. Tempat Ibram beristirahat jika rumahnya terasa menyesakkan. Tempat Hasta berpikir guna mendapatkan ide untuk artikel terbarunya. Tempat ternyaman Gentala untuk mengedit foto-foto hasil jepretannya. Atau tempat Valerie bersembunyi dari dunia entertainment yang memuakkan. Tanpa sadar, Ruang Kosong bukan lagi hanya sekadar. Melainkan tempat terbentuknya banyak hal. Tempat sebuah pertemanan dibentuk dan dieratkan. Tempat sekumpulan teman bersembunyi dari dunianya yang melelahkan. Tempat sekumpulan teman mengeluh tentang kehidupannya. Tempat berbagi cerita. Tempat berbagi tangis dan tawa. Juga tempat yang membuat mereka sadar bahwa teman tidak pernah berarti sekadar.
    WpPart
    Complete
    The Mistake - END
    The Mistake - END
    Sebuah pertemuan tak terduga menyatukan dua jiwa dengan sifat berlawanan, mengubah hidup mereka dalam cara yang tak pernah terbayangkan. Dengan segala tantangan yang akan mereka hadapi, mereka kini memiliki satu sama lain sebagai tempat bersandar dan saling mendukung, menemukan kekuatan untuk melawan luka masa lalu, tekanan dunia, dan ketidakpastian yang menanti.
    WpPart
    Complete
  • Dua cangkir satu Meja
    Dua cangkir satu Meja
    Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025
    WpPart
    Complete
    Scent Like Laven [HyungKi] [ShowKyun]
    Scent Like Laven [HyungKi] [ShowKyun]
    "the scent is too strong for someone i'm meeting for the first time..." Ia berdiri di sana, mengaku asing. Namun aroma itu menyalakan kembali ingatan yang seharusnya telah mati. Sepotong masa kecil yang pernah indah, namun berakhir dalam luka dan keheningan. Sementara itu, ada kisah lain yang juga terhenti-akibat kata-kata yang tak sempat dijelaskan, karena kepergian yang terlalu cepat. Dua hati berbeda, dua cerita yang terhubung oleh waktu, kehilangan, dan harapan yang masih tertinggal. Apakah masa lalu benar-benar berlalu? Ataukah ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali? --
    WpPart
  • [Kumpulan Cerita] Treasure x Baby Monster: Kasih Tau Kisah Kami
    [Kumpulan Cerita] Treasure x Baby Monster: Kasih Tau Kisah Kami
    Kalau cinta hanya perkara jarak, kondisi yang rasanya sama, antusias yang bersambut, senyum bahagia dan haru ketika emosi bercampur aduk... Rasanya 7 perempuan dan 10 pemuda ini akan sepakat untuk menyimpan kisahnya dalam hati dan pikiran masing-masing. Namun, zona waktu, frekuensi perasaan, derajat emosi, setting tempat yang mempertemukan mereka dalam durasi mencapai 10 jam... Rasanya sayang jika hanya menjadi kenangan tanpa ada upaya mengabadikan dalam tulisan
    WpPart
    It Was Always You - END
    It Was Always You - END
    Han Jihyun dan Lee Seungwoo sudah berteman sejak lama-selalu ada untuk satu sama lain, saling mengerti tanpa perlu banyak kata. Persahabatan mereka terasa alami, tanpa embel-embel, dan nyaman seperti rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, perasaan itu mulai berubah-pelan-pelan, tanpa mereka sadari. Tawa yang dulunya hanya tentang teman kini terasa berbeda. Begitu mereka bertemu lagi, semua terasa seperti kembali ke tempat yang tepat. Dan untuk mereka, jawabannya selalu sama: It was always you.
    WpPart
    Complete
  • Eliinaa
  • Let's Not Falling Love (End)
  • Ruang Kosong
  • The Mistake - END
  • Dua cangkir satu Meja
  • Scent Like Laven [HyungKi] [ShowKyun]
  • [Kumpulan Cerita] Treasure x Baby Monster: Kasih Tau Kisah Kami
  • It Was Always You - END

Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines