Story cover for Aileena by rarahhel_
Aileena
  • WpView
    GELESEN 47
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 4
  • WpView
    GELESEN 47
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 4
Laufend, Zuerst veröffentlicht Mai 13, 2021
prangg 

"kamu menuduh ku selingkuh?" bentak seorang lelaki.

"ya memang betul kan, ini buktinya!" balas seorang wanita dengan suara sedikit meninggi.

***
"Tuhan gak pernah adil sama Ai,"

"Tuhan selalu ngasih Ai masalah," 

"Tuhan jahat sama Ai, jahat, Ai juga mau senang, Ai cuman kau mama, sama papa kayak dulu lagi," 

"Ai-aileen udah ga kuat lagi," ucapnya dengan sesegukan.


kata orang rumah adalah tempat paling nyaman untuk pulang, tapi nyatanya bagiku rumah bukan tempat yang ternyaman untuk pulang, melainkan tempat yang paling tidak nyaman bagi ku.

ya hidupku memang begitu menyedihkan, aku tidak memiliki siapa-siapa sebagai sandaran kala ku menangis. 

malang itulah nasib ku
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Aileena zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#8peselingkuhan
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Eliinaa von vfryfrljnvsnmtm
5 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Don't Talk About Money von catheryn99
55 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
F A K E ? [End] von zeevadeva__
58 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
AIRA [On Going] cover
Eliinaa cover
BINTANG 1117 cover
Don't Talk About Money cover
F A K E ? [End] cover
Kisah kasih di balik mereka. cover
ALRIN cover
My Name is SYANARA (COMPLETED) cover
Anatasya (END✓) cover
Jangan Dibaca Sendirian cover

AIRA [On Going]

32 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt

[UTAMAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] Aira. Kisah yang menceritakan seorang gadis broken home yang tinggal bersama dengan kakak Laki-lakinya yang bernama Arga, meskipun kedua orang tua nya telah berpisah tetapi mereka mempunyai harta yang berkecukupan. Karena, kedua orang tuanya selalu memberikan nafkah kepada Aira dan Arga meskipun sudah berpisah. "Maksud kamu apa Aira! berani-berani nya kamu berbuat hal yang menjijikan seperti ini!" "Ayah itu ga pernah ngajarin kamu jadi anak nakal yang suka main di club-club." Ucap Nando sang Ayah. "Bunda juga gak pernah ngajarin kamu jadi anak kaya gini nak, tapi kenapa kamu kaya gini." Lanjut Alia menegur Aira. "Diem semua!!!" tegas Arga pada kedua orang tua nya yang sedang memarahi Aira. "Asal kalian tau, Aira ga akan pernah kaya gini kalo kalian tetep sama-sama!" "Kalo pun waktu bisa diputar, Aira ga akan pernah mau dilahirin ke dunia ini kalau akhirnya Aira ga dapet kasih sayang dari kalian!" "Ayah dan bunda lebih mementingkan keluarga baru kalian dari pada anak kandung nya sendiri!" tegas Aira dengan suara bergetar menahan tangisnya. Bagi yang penasaran dengan cerita Aira si gadis Broken Home, Yuk baca... Jangan lupa Vote & Coment!!! See you...