Love Doctor

Love Doctor

  • WpView
    Membaca 30
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 8, 2021
Esa Pramudita adalah nama yang disandang oleh seorang dokter ahli jiwa yang sudah setahun mengabdikan diri dengan profesinya. Ia menjadi panutan bagi para dokter karena ketelatenannya merawat pasien walau masih berada dalam kalangan junior. Naya adalah seorang penulis fiksi yang terkenal di seluruh penjuru negeri, ayahnya adalah pemilik penerbit terkenal dengan cabang terbanyak di negerinya. Namun, meski begitu Naya tetap berusaha sendiri dari nol untuk mendirikan penerbitannya sendiri hingga menjadi seterkenal sekarang. Kekejaman paman dari Naya setelah ayahnya meninggal membuatnya dengan Esa bertemu sebagai dokter dan pasien. Esa memang terkenal dengan kasih sayang, kelembutan, kebaikan, dan kebijaksanaannya. Saking lembut harinya satu orang berkhianat padanya sejak pertama bergabung dalam pihaknya. Perjuangan Esa menyembuhkan Naya diwarnai dengan haru dan mekar senyum yang kadang tak terduga datangnya. Berawal dari tertolaknya kedatangan Esa oleh Naya, mampukah lelaki itu memenuhi ekspetasi para dokter untuk membalikkan keadaan gadis yang sudah melegenda namanya oleh pendengaran para dokter ahli jiwa?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#159
naya
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dalam Kata, Kupeluk Namamu
  • ABOUT LIFE
  • In Seventh Heaven
  • Jejak Luka, Jejak Cinta (TAMAT)
  • BUMANTARA
  • Surat Cinta Untuk Aisya
  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Arkanay : take me away!
  • TERBELENGGU RESTU : Kisah yang Tertahan
  • PANGERAN PERMEN KARET (COMPLETED)

Naya tidak pernah pandai berbicara. Ia mencintai dalam diam, mengagumi dari kejauhan, dan menyimpan rindu dalam barisan kata yang ia tempelkan di mading sekolah. Tak ada yang benar-benar tahu siapa penulis di balik tulisan-tulisan itu-kecuali satu orang yang mulai memperhatikan keheningannya: Reyhan. Di tengah perjalanan yang sunyi dan luka kehilangan yang tak pernah benar-benar sembuh, Naya memilih menulis sebagai pelarian, sebagai tempat berlindung, dan sebagai cara mencintai dunia yang terasa terlalu bising. Namun ketika penyakit lama kembali menggerogotinya, Naya tahu: tak semua cerita akan menemukan akhirnya. Lewat tulisan terakhirnya, Naya mengungkapkan perasaannya, bukan untuk didengar, tapi untuk dikenang. Dalam kata, ia memeluk seseorang yang tak bisa ia gapai. Dalam sunyi, ia meninggalkan jejak yang tak akan hilang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan