sorry, i was wrong

sorry, i was wrong

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 21, 2014
WpInfo
Fiction
Romance
KRINGG suara Alarm berdering membangunkan gadis yang terlelap dari tidurnya." selamat pagi dunia, aku harap hari berjalan dengan lancar. hai, Alarm bagaimana kabar pemilikmu, apakah juga baik?"gadis berambut panjang itu berdialog dengan Alarmnya yang menurutnya penting itu. apa kalian tahu jika pemilik Alarm itu pemberian dari seseorang yang sangat penting bagi hidup gadis berambut panjang itu. perempuan berambut panjang itu bernama Park Ryeoha, ia adalah gadis yang ceria. Ia memiliki rambut yang panjang,hidung yang kecil,bibir mungil,serta wajahnya yang manis membuat para kaum adam terkagum padanya. Park Ryeoha memiliki seorang sahabat dari kecilnya yang sekarang menjabat menjadi namjachingunya.lelaki tersebut sangat pintar menari serta menyanyi dan suatu hari lelaki tersebut tertarik untuk mengikuti lomba untuk memasuki sebuah agensi dan ternyata berhasil.lelaki tersebut meminta persetujuan Ryeoha untuk mengikuti tranee dan Ryeoha menyetujuinya.dan setelah itu permasalahan bermulai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BECAUSE NOONA
  • cewek cupu
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • CINTA TAK SEARAH
  • ZERGAN
  • Dream to a dream's change it's self by my life
  • My Life ( Lookism edition )
  • (I Still Remember the First Day I Met You) Lisa, Do You Love Me?

"Noona mau apa?" "Kumohon jangan mendekat!" Tanya Ji-Sung pria itu mulai kelihatan panik dengan apa yang terjadi saat ini. "Temani aku tidur, aku terbiasa tidur dengan memeluk seseorang dulu baru aku bisa tidur!" Ucap Karina, ucapan Karina membuat sistem kerja otaknya kembali tak berfungsi dengan baik hingga ia tak bisa berfikir tentang mana yang baik dan tidak baik, mengingat begitu banyak yang ia pikirkan saat ini. "Noona, apa kau tau bahwa semua ini adalah salahmu!" "Kalau saja kau tidak mabuk, semuanya pasti akan baik² saja!" Ji-Sung menarik kembali tangannya dan meluapkan marahnya pada Karina,pria itu mulai berdiri dan kedua matanya memerah menahan emosi. Ji-Sung menatap tajam Karina, sementara gadis itu hanya menatapnya polos membuat tingkat frustasi jisung semakin memuncak, dengan lemas ia kembali duduk disofa dan menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, dalam hidupnya ini pertama kalinya ia marah seperti ini, Karina benar-benar membuat emosinya meledak. Ia bahkan merasa sedikit bersalah karena sudah berteriak didepan Karina, gadis yang lebih tua 2 tahun darinya, harusnya ia tak membentak gadis itu namun itu tadi diluar kendalinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines