POSSESIVE RAY (END) ✔︎

POSSESIVE RAY (END) ✔︎

  • WpView
    Reads 883,620
  • WpVote
    Votes 45,578
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 8, 2021
"Lo pacar gue! Dan milik gue selamanya" Ucap lelaki itu memegang lembut dagu Reyna "Kamu mau Reyna jadi milik kamu? Tapi, Reyna gak mau..." Tolak Reyna lembut menatap kedua manik mata cowok tersebut dan tak lupa bibir yang dimanyunin kedepan menandakan bahwa ia kesal "Gak ada bantahan sayang!" Ucap lelaki itu tegas namun terkesan lembut sambil memperhatikan bibir merah milik Reyna baru bibir doang, gue udah terangsang anjir! Ah... gue mau bibir nih cewek, Batin lelaki itu menahan gejolak pada dirinya "Tap---" Lelaki tersebut menutup mulut Reyna memakai bibirnya. Ya, Lelaki itu melahap habis bibir merah itu. Ia meraih tengkuk Reyna dan semakin memperdalam ciuman mereka. Lelaki itu menarik pinggang Reyna. Ahh... nih bibir manis banget! Hahaha, cewek imut ini adalah milik gue! sentuh dia, lo tidur dibawah tanah, Batin lelaki itu yang masih menghisap bibir Ranum Reyna Reyna yang tak tau apa yang dilakukan lelaki itu, hanya diam dengan rasa terkejut. Terkejut ketika lelaki itu menghisap bibir nya. Karena Reyna merasa stok oksigen hampir habis, Reyna memukul mukul dada lelaki itu hingga lelaki itu melepas tautan bibir mereka ***** . . . . . Yang kepo sama ceritanya Reyna, jangan lupa dibaca dan disimpan di perpustakaan pribadi sampai jumpa para readers💕
All Rights Reserved
#598
gengmotor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FAREINA
  • ARGIAN [ON GOING]
  • GASENDRA [ON GOING]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • LUKA [HIATUS SEMENTARA]
  • Beautiful Girl [END]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • DAKSA [END]
  • COMPLICATED
  • The Symphony of Gema
FAREINA

"Farel!" teriak seorang gadis. Jika dilihat maka dapat dipastikan ia sekarang sedang menahan emosinya. "Kenapa?" tanya cowok yang disebut Farel. "Lo, masih nanya kenapa! Setelah lo kempesin ban mobil gue, hah!" maki gadis tersebut. "Itu setimpal dengan apa yang udah lakuin ke gue tadi, sayang." ucap Farel. "Malah nyalahin gue lagi, lo. Jelas jelas lo yang salah malah balik nyalahin orang," kesal gadis tersebut. "Sekarang gue tanya. Siapa yang suruh lo laporin gue ke Buk Dewi, hem?" kata Farel. "Terserah gue dong, siapa suruh juga lo coret buku gue," ucap gadis tersebut dengan santai nya. "Berarti gue juga bebas dong sayang," ucap Farel sambil berjalan mendekat ke arah gadis tersebut. "Sayang sayang pala lo peyang," ucap gadis tersebut, "Pokoknya gue nggak mau tau, lo harus benerin ban mobil gue." "Kalo gue nggak mau gimana. Lo mau apa Reina?" kata Farel. "Sumpah lo cowok paling nyebelin yang ada di dunia ini," sentak Reina. Sementara para sahabat mereka hanya menjadi penonton dari apa yang kedua anak manusia itu lakukan. Mereka sudah biasa menyaksikan perdebatan kecil anatara keduanya. "Kalo gue cowok yang paling nyebelin di dunia, berarti lo cewek yang disayang oleh cowok ternyebelin di dunia," ucap Farel dengan santai nya. "Uhuy, gas terus Rel," teriak Risky, sahabat Farel. Reina menatap tajam Risky. "Diam lo!" sentak Reina kepada Risky. "Dan lo," tunjuk Reina kearah Farel. "Nggak usah panggil gue sayang sayang deh. Lo pikir gue sama kayak cewek cabe cabean lo itu," sentak Reina. "Emang yang bilang lo sama kayak mereka siapa?" kata Farel yang kini jaraknya benar benar dekat dengan Raina, sampai sampai deru nafas masing masing dapat dirasakan. "Jauh jauh deh, lo. Nggak usah usah dekat dekat gue. Risih gue dekat lo," kata Reina. "Oh ya," kata Farel. "Ih jauh jauh deh lo, gue udah bilang gue ri-" 'Cup'

More details
WpActionLinkContent Guidelines