KANA
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 5, 2021
Aurelly Kana. Ia pindah ke SMA Langit untuk menyelidiki hilangnya Chella--sahabat masa kecil Kana. Untuk mempermudah penyelidikan, ia menyamar menjadi siswi nerd. Namun, ia dikagetkan dengan satu fakta, tunangannya--Austin juga menjadi siswa nerd di SMA Langit. Tidak habis pikir, Austin yang ia tahu ialah seseorang yang memiliki bakat besar dalam hampir semua bidang olahraga. Nilai akademisnya juga tidak kalah memuaskan. Tapi, kenapa ia malah menjadi siswa nerd berotak pas-pasan? Kana berubah pikiran. Ia tidak hanya menyelidiki kasus hilangnya Chella, tetapi juga Austin. Lalu, bagaimana dengan hubungan pertunangan mereka? Mampukah Kana memecahkan misteri hilangnya Chella dan mengungkap alasan penyamaran Austin? ------------ HAPPY READING! VOTE & COMMENT JANGAN LUPA, YAW! Don't copy my story! Cover by @pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Winter
  • Transmigrasi Aqila (END)
  • Bukan Musim Dingin [END]
  • Regaurel [END]
  • Playboy With Crazy Girl ✓
  • 180 DEGREES : Jeno X Karina
  • #BS 1-Suara Hati Arkan ( SUDAH DITERBITKAN )
  • Langit Artharendra
  • Red Flag Boy's - Jenrina x Jaeminjeong [END]
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

More details
WpActionLinkContent Guidelines