Story cover for FALLING by salsannn_
FALLING
  • WpView
    LETTURE 73
  • WpVote
    Voti 20
  • WpPart
    Parti 6
  • WpView
    LETTURE 73
  • WpVote
    Voti 20
  • WpPart
    Parti 6
In corso, pubblicata il mag 13, 2021
"Kay, gue putus lagi" ucap laki laki itu dengan santai

"Putus kok kaya seneng gitu sih El?" ucap Kaysa sembari merapikan dasi laki laki dihadapan nya

"Dia bikin gue risih soalnya" laki laki bernama Elrayhan itu menjawab namun tetap fokus pada game online di handphone nya

- - -
Cerita ini kupersembahkan untuknya
Tentang dia yang membuatku rela menahan rasa sakit asal tetap berada disampingnya.
Tentang dia yang selalu membuatku nyaman walau hanya sebatas teman.
Tentang dia yang mampu membuatku cinta padahal ia bahkan tidak berbuat apa apa.
Dan tentang aku yang menjadi saksi tentang kisah cintanya.
- Kaysa Tsabita Raditama
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere FALLING alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#532ttm
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Taken Slowly cover
Pertemuan Terakhir cover
AghaVela [SELESAI] cover
you again ✔ cover
Story Of You cover
Need Someone💔 cover
Heart to you.(END) cover
PESAN UNTUK RAYAN cover
Perihal Waktu  cover
Buat Aku Lupa cover

Taken Slowly

35 parti Completa

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.