Power , Billy  | billy hargrove

Power , Billy | billy hargrove

  • WpView
    Lecturas 8
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 14, 2021
WpInfo
Fanfic
Stranger Things
Zero , kakak perempuan eleven yang memiliki kemampuan telekenesis , mind-manipulation dan memanah. "𝗯𝗲 𝘄𝗵𝗮𝘁 𝘆𝗼𝘂 𝗺𝗲𝗮𝗻𝘁 𝘁𝗼 𝗯𝗲 , 𝗭𝗲𝗲" "𝗬𝗼𝘂'𝗿𝗲 𝗮 𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿." "𝗬𝗼𝘂'𝗿𝗲 𝗻𝗼𝘁 𝗮 𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗵𝗼𝗻𝗲𝘆." 17tahun , setelah semua yang terjadi saat ia dan adiknya keluar dari lab ia dan adiknya ditampung oleh hopper namun hopper melarang mereka berdua keluar rumah karena takut masih ada 'orang jahat' namun zero masih suka keluar dari rumah secara diam diam tanpa adiknya ataupun hopper tau , dan ia bertemu Billy hargrove. lelaki berumur 17tahun itu menjadi temannya setelah nancy , steve , johnathan dan teman teman adiknya. Billy menyukai sifat naif dan polos zero , dan perasaan itu berubah menjadi suatu hal yang...berbeda , yang ia tidak pernah rasakan selama 12tahun lepas. Written in : Bahasa Indonesia , English
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Obsessed : Project IRIS
  • ZERGAN
  • My Husband is Antagonist Novel [END]
  • Something Between Us [END]
  • Zeyra And Her Clingy Boy (END)
  • ★BABY ZION★
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Rumah Pulang
  • LOVE IN REVLAZ

"They didn't fall in love. They were programmed." - - - Aeliana tumbuh sebagai wanita yang terlihat sempurna-tenang, cerdas, elegan. Namun ada bagian dari hidupnya yang hilang. Dikubur terlalu dalam untuk diingat, terlalu berbahaya untuk digali. Ketika bayangan masa lalu mulai bergerak, Ael menemukan dirinya terjebak dalam jaring rahasia bernama Proyek IRIS-sebuah eksperimen yang menyentuh batas kemanusiaan, emosi, dan kendali pikiran. Di antara pengkhianatan, manipulasi, dan obsesi yang membara, Ael harus berhadapan dengan dua pria yang mengikat takdirnya: Kael Renata-pria yang seharusnya ia lupakan. Elion-pria yang menolak melepaskannya. Di dunia tempat cinta bisa menjadi senjata, dan kebenaran berarti kematian, satu pertanyaan tak pernah berhenti menghantui: Apakah emosi yang ia rasakan benar-benar miliknya-atau hasil dari sebuah proyek yang tak pernah gagal? *** "Lepaskan aku," katanya tegas. "Kau tidak berhak mengatur hidupku. Atau hidup Kael." Untuk sesaat, Elion terdiam. Lalu rahangnya mengeras. "Berhak?" ulangnya rendah. "Aku yang memastikan namamu tidak dihapus saat eksperimen gagal. Aku yang mengalihkan perhatian sistem ketika datamu seharusnya dimusnahkan." Ia mendekat lagi, suaranya nyaris geraman. "Kau hidup karena aku mengizinkannya, Ael." Napas Ael tersendat, tapi ia tetap menatap Elion-keras kepala, menolak runtuh. "Kalau begitu bunuh saja aku," bisiknya. "Tapi jangan pakai Kael untuk mengendalikanku." Detik itu juga, tangan Elion menegang. Otot rahangnya menonjol. Matanya menyala oleh sesuatu yang lebih liar dari amarah-sesuatu yang mendekati kehilangan kendali. - - - Haloo teman-temaann, Cerita ini sama seperti sebelumnya, namun ada beberapa paragraf yag aku perbaiki dan terdapat sedikit perubahan Adegan dan Dialog, cuman ga ngerubah alur cerita kok. Selamat Membacaa...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido