PLEASE, DON'T SPEAK

PLEASE, DON'T SPEAK

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis biasa yang berprofesi sebagai seorang penulis merasa tidak nyaman karena kehidupan pribadinya terganggu. Bianca Chen yang merupakan penulis baru di sebuah platform online ternama merasa kesal dengan ulah haters dan toxic friends di sekitarnya yang terus-menerus mengusik kebahagiaannya. Bahkan karena hal itu hubungan asmaranya dengan Mike Hu, seorang aktor tampan dan kaya yang sangat populer di kalangan para gadis menjadi kandas karena sebuah skandal perselingkuhan yang dibuat-buat oleh haters dan toxic friends di sekitarnya. Ia juga mengalami body shaming yang dilakukan oleh mantan pacarnya, Ivan Huang yang cintanya ia tolak karena Bianca sama sekali tidak memiliki perasaan terhadap Ivan. Ia berusaha keras mengatasi semua masalah hidupnya dengan membuktikan dirinya bisa menjadi lebih baik dan sukses di usia muda. Mampukah Bianca bangkit dari keterpurukannya dan meninggalkan luka lamanya? Atau Ia semakin terpuruk karena ulah haters yang begitu jahil dengan kehidupan pribadinya? Kisah dalam cerita ini adalah kisah nyata yang kerap terjadi dalam kehidupan siapapun di media sosial maupun di kehidupan mereka di masyarakat. Haters dan toxic friends biasanya cenderung menyerang seseorang lewat media sosial dan bisa mempengaruhi kehidupan seseorang secara mental yang bisa menyebabkan seseorang mengalami depresi. Selain itu, tidak bisa dipungkiri bahwa haters cenderung melakukan perundungan dalam bentuk apapun terhadap korban mereka di media sosial. Penulis mohon maaf apabila ada kesalahan dari segi penulisan maupun adanya kemiripan nama dari tokoh-tokoh dalam cerita ini. Update-nya tergantung mood ya. Pesan dari penulis: Bijaklah dalam menggunakan media sosial dalam kehidupan. Gunakanlah sosial media secara positif. Ikutilah akun-akun yang dapat memberikan manfaat dan perubahan ke arah lebih baik bagi kita serta kehidupan kita. Dalam kehidupan sehari-hari pun, kita harus berhati-hati dalam memilih teman dan bijaksana dalam bergaul. Selamat membaca!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How to be Your Friend
  • He fell first but she fell harder
  • TOXIC!
  • HE'S MY GIRLFRIEND
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Too Far to Hold [COMPLETED]
  • Kk Poni Sayang Doraponi

Cover by : @ilustrasiindong Seri pertama dari #HTBYSeries Binar Almeara seorang gadis yang didiagnosa mengalami Avoidant personality disorder. Yakni gangguan kepribadian di mana penderitanya menghindari interaksi sosial. Hal itu membuat Binar selalu dinilai sombong, kaku, dan aneh. Hidup Binar bagaikan selembar kertas putih kosong. Hampa. Sampai suatu hari seseorang di bus kota itu mengajak bicara untuk pertama kalinya. "Nama gue Gema. Gema aja. Jangan pakai 'S'." Dan berawal dari pertemuannya dengan Gema, hidup Binar mulai berubah. "Bin, kursi pertemanan gue itu nggak terbatas. Tapi kalau saat ini gue mau lo duduk di sana, itu tandanya lo adalah orang yang terpilih. Atas keinginan gue sendiri. Atas hati gue sendiri." "Gue tahu kursi pertemanan lo itu belum terisi oleh siapapun. Apa gue nggak boleh duduk di sana biar lo nggak duduk sendirian lagi?" "Kasih tahu gue gimana caranya buat menempati kursi itu, Bin." Tidak ada yang tidak mau berteman denganmu, Binar. Bahkan siapapun yang sudah mengenalmu, mereka akan jatuh cinta padamu. --Langit. #challenge30gp

More details
WpActionLinkContent Guidelines