Aku dan Kata

Aku dan Kata

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Jujur ini adalah salah satu karya ku ,yang dulu hanya aku saja yang dapat membacanya dan menikmatinya . Aku hanya belajar dan terus belajar ,dan hanya ingin menceritakan tentang apa yang pernah terjadi dengan kehidupan salah satu insan tuhan yang ku kenal. ini bercerita tentang kehidupan seorang laki laki yang bernama Rega , hampir seluruh kisah nya ia jadikan tahapan akhir untuk menyelesaikan seluruh mimpi mimpinya tentang keluarga,cita cita dan cintanya . Dia selalu merasa sendiri , berpura pura bahagia seolah olah tidak terjadi apa apa . Di usianya yang ke 23 tahun ,tiba tiba Rega menemukan kebohongan dan fakta yang terjadi di dalam hidupnya . mungkin kisah ini mewakili banyak orang yang merasakan hal yang sama . Rega menceritakan seluruh kehidupan nya , melalui kata kata yang berimajinasikan tentang kedukaan yang di rasakan nya ..... "cinta itu hanya ungakapan rasa ,tapi di balik itu semua banyak kebohongan yang berselimuti air mata ". itu lah Rega ,laki laki yang tak bisa menyakiti wanita ,namun sering di sakiti karna Rega hanya di besarkan oleh ibunya saja . Karna itu Rega berjanji untuk tidak pernah menyakiti wanita . bagiamana cerita selanjutnya .?????????? Jangan lupa baca yah !!!! Like komen dan jangan subscribe yah karna ngak ada ,,,, Whwhwhwhwh Jangan ketinggalan ceritanya !!! ...................................................
All Rights Reserved
#27
cintadanluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • π™„π™§π™§π™šπ™₯π™‘π™–π™˜π™šπ™–π™—π™‘π™š - Sehun x Yoona βœ”οΈ
  • Perjalanan Cintaku...
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • Catatan Daniar
  • BETWEEN
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Different [END]

‼️F I K S I‼️ π™„π™§π™§π™šπ™₯π™‘π™–π™˜π™šπ™–π™—π™‘π™š (adj) : tak tergantikan πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€ "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines