We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Assassin

Assassin

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 15, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
sepasang sepatu hitam khusus seperti yang dimiliki para pasukan abdi negara melangkah pasti, tanpa gundah menatap garang pasukan inti lain di depannya. air wajah datar dan tenang, namun mematikan siapapun yang menatap lurus kedalam matanya. kursi yang tadinya hanya ditampakkan bagian belakang kini berputar menampakkan seorang lelaki paruh baya, yang kini menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman. persis seperti senyuman iblis yang sialnya ia terlihat tampan. gelas whiski di tangan lelaki itu berputar, "oh kukira kau tak punya cukup keberanian untuk kali ini" pemuda yang lebih muda masih tak menampakkan ekspresi apapun di wajahnya, memegang erat shotgun di tangan kanannya. bersiap mengangkat jikalau ads signal bahaya "kau terlalu banyak bicara pak tua" lelaki yang tadi duduk, kini berdiri dan tertawa renyah. candaan sadis yang dilemparkan lawan bicaranya tak mampu menusuk hatinya, lewat begitu saja. malah mungkin ia menyukainya? mendapatkan nya seperti oase di padang pasir "kau masih dirimu yang dulu ya" lelaki itu tersenyum penuh makna "tidak ada yang berubah, jika ada maka itu kau. lihatlah wajah keriput mu itu" lagi lagi lelaki paruh baya tadi tertawa, kini ia menaruh gelas mirasnya guna bisa bertepuk tangan untuk lawan bicaranya "welcome back to home, Haechan"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Winter
  • LUMIÈRE [Slow Up]
  • Deadly Obsession | HH
  • Wickedly (TAMAT) {DIBUKUKAN}
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • It's Always Been You✔️
  • Amour Éternel [SUDAH TERBIT]
  • Renjun- NCT DREAM
Winter

(Completed) "Ter, menurut lo kenapa ayam tuh dikasih nama ayam? Kenapa nggak sapi aja atau.. kudanil gitu?" "Kalau gue gorok leher lo sekarang, kira-kira lo mati apa nggak napas aja, Na?" Nareshwara itu tinggi ✅ Ganteng ✅ Suaranya bagus ✅ Jago gombalin cewek❌ Kalem banget❌ Nggak suka nyusahin Winter❌ "Kayaknya sih mati.. tapi ayam tuh ya-" Lelah lahir batin. Itulah yang selama belasan tahun Winter rasakan. Bersahabat dengan pemuda minim kewarasan yang selalu bertingkah 'semau gue' serta penganut prinsip 'terobos ajalah anying' ini bikin Winter sadar kalau resign jadi penduduk bumi bukanlah pilihan buruk. "Lo waras dikit bisa nggak, Na?" *** "Gue suka sama lo." "Hah?" "G-gitu, kan, bilangnya?" "Ah-ooh, iya ya, bisa gitu.. sih?" "Tadi itu pe..percobaan... ehehek," *** Sementara bagi Jeriko, menebas egonya yang setinggi langit dan hatinya yang sebeku daratan Antartika bukanlah perkara mudah. Namun, dihadapan seseorang yang berhasil memberikannya tempat ternyaman untuk 'pulang'. Dia bersedia memberikan apapun, sekalipun harus goresan luka yang jadi bayarannya. "Kalau gue mati.. lo juga harus mati, Darling. Seenggaknya kalau kita nggak bisa bersatu dibumi, kita bisa abadi di surga." "Mahluk kayak lo lebih pantas ada di kerak neraka sana!" "Lo mau abadi di neraka sama gue? Fine, gue nggak masalah mau dimana pun. Asal ada lo-nya." "DIH, SINTING!" "Love you more, Darling." *** 17+ ©Dandelions042

More details
WpActionLinkContent Guidelines