AURORA (END)
  • WpView
    LECTURAS 5,732
  • WpVote
    Votos 517
  • WpPart
    Partes 41
WpMetadataReadConcluida sáb, nov 1, 2025
"Nakal, bego, keras kepala, pembangkang, durhaka ... Sebenernya kelebihan gua apa sih, sampai harus nekad hidup di dunia ini?!" -Aurora *** Aku menjadikan diriku seperti bayaran atas pinjaman hidup yang dibeli dari keluarga sendiri demi menuruti jalan hidup mereka, aku tidak hidup untuk diriku melainkan untuk keluargaku semata. Aku biang kerusuhan. 18 tahun tahun hidupku berdampingan dengan gelar "sumber segala masalah", membuatku cukup peka bahwa keadilan tidak diperuntukkan untukku. Hidup dengan kebebasan hanyalah impian. Dibedakan adalah makanan sehari-hari. Setiap langkah tak pernah mampu dibaca dari sudut pandang lain selain aku pasti pihak yang bersalah. Dan demi kerukunan beserta cinta dalam rumahku, aku berusaha untuk menyingkirkan ego agar terlihat tetap baik di hadapan keluargaku. This story about metamorphose by someone who can show the world, that she could be better than the dark past. She has a great family who attended her take the guide. [Spiritual-Teenfiction] (Telah rampung di 2018, dan dipublish 2022)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AMARA
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • AYARA [END]
  • ALEA
  • CLOSER
  • This Is My Dream
  • Astaghfirullah, Fuckboy Husband! [END]
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
AMARA

"Lo lupain pertemuan malam ini, gue lupain apa yang udah mata gue lihat tadi." -Abidzar Ali Ibrahim Amara dan Ali, dua insan yang mana takdir selalu punya cara untuk mereka berjumpa. Meski tak satupun dari mereka sama-sama menginginkan pertemuannya. Berporos pada masalah Amara dan bayi di kandungannya, Ali semakin terlibat jauh ke dalam hidupnya. Saat sebuah tawaran pernikahan Ali terima, dia sadar menikah bukan tentang uji coba kecocokan semata. Melainkan penentuan dengan siapa dia akan menjalankan seumur hidupnya. Saat hati dan otaknya terlalu berisik untuk memikirkan, Adnan hadir menawarkan diri untuk menikahi Amara. Sayangnya Amara bukan boneka, yang siapa saja bisa melemparnya begitu saja. Dia manusia, dan berhak untuk bahagia. Kemanakah Amara akan melabuhkan hatinya? Dan bersandar atas semua penderitaan dan kesendiriannya selama ini? ∆ Teenfiction-Spiritual ∆ Copyright© 2021, Laili Ra Start. : September 2021 Finish: Tag me on Instagram, if you share something from this story. CERITA INI MURNI IMAJINASI PENULIS!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido