P O L A

P O L A

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 15, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Empat tahun sudah aku menempati kota yang empat tahun lalu aku semogakan untuk ku datangi. Butuh proses adaptasi yang cukup lama untuk aku memahami budaya kota ini, banyak hal yang aku alami untuk aku pahami sebagai manusia sampai suatu saat bertemu dengan seseorang yang tanpa se-izinku mulai memasuki kehidupanku dan mulai mewarnai kertas putih takdirku. "tidak ada takdir yang salah, yang ada hanya manusia yang tidak mau mengalah" - Nada ••• "Mahesa. Itu namaku, Mba Nada." jelas laki-laki tersebut kepadaku. "Jangan panggil aku Mba, nama ku saja sudah cukup" jawabku tak terima kepada laki-laki bernama Mahesa tersebut. Mahesa, laki-laki yang tiba-tiba datang tanpa se-izinku masuk kedalam kehidupanku. Ya, yang pada awalnya kehidupanku hanya sebuah kertas kosong tanpa warna tapi semenjak Mahesa ada kehadirannya pun menjadi bagian penting dalam coretan kisah ku. Berawal dari pertemuan saat itu, pertama kali aku bertemu dengan Mahesa, Si Putih Galah. - dyeskies ig : @windydstria
(CC) Attrib. NonCommercial
#25
pola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembar Berbeda [TERBIT]
  • My Brother and I
  • ALL OF THINGS ABOUT YOU
  • Myesha
  • The Essence Of The World : Thunderstorm (Book 1)
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • Never be Alone
  • POLARIS
  • MAHEZENA [END]
  •  HAZELA

NOVEL BISA DIPESAN SETIAP TANGGAL 1-7 _____ "Udah ayah bilang berapa kali, kamu itu kalau dibilangin jangan ngeyel. Apa susahnya sih, Lang, cuman nurut aja? Ayah capek ngadepin kamu!" -ayah "Apa? berharap lo Abang bantuin? ogah banget."-Roy "Ulah kamu, semua gara-gara kamu, Lang! Gara-gara kamu, Tama jadi harus kaya gini!"-bunda __ Semuanya berubah begitu saja, semuanya seakan membencinya, seakan tak memiliki pijakan lagi di rumah ini. "Den Galang, diminum dulu ya teh nya," -Bi Suti. ______ Menceritakan dua anak kembar yang diperlakukan sangat berbeda dengan saudaranya. Tak ada yang ingin cacat seperti ini, tak ada juga yang ingin diperlakukan seperti ini, Galang sama sekali tidak pernah menyangka jika hidupnya menjadi amat buruk, hal yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. story by Septiaxsga start : mart 2025 Finish : June 2025 Ft. Lee Haechan

More details
WpActionLinkContent Guidelines