Story cover for LELAH by sweetwinner__
LELAH
  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 18
  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 18
Ongoing, First published May 15, 2021
Semua orang boleh berusaha sekeras mungkin untuk mencapai sesuatu. Namun, semua orang juga boleh beristirahat sejenak untuk melepas lelah.

Tanpa terkecuali seorang pun, tetapi kenapa Adit tidak boleh lelah?

***

Adhitama Sabian. Lelaki 17 tahun yang kerap disapa Adit. Lelaki yang harus patuh, dan tunduk dengan semua perintah Bimo, Ayahnya. Tidak boleh berkeluh kesah, apa lagi menentang. Semua perintah Bimo mutlak haris dilakoni.

Sudah lima tahun lamanya, Adit menjadi seorang anak yang selalu berusaha menjadi anak yang dipinta Bimo. Semenjak kepergian Alia, Ibunya, untuk selama-lamanya, Adit harus merasakan sebuah paksaan, tanpa ada kasih sayang.

Dia, lelah. Dia ingin beristirahat sejenak. Namun, kenapa waktu, dan takdir seolah-olah saling tidak mendukung untuk itu?
All Rights Reserved
Sign up to add LELAH to your library and receive updates
or
#468lelah
Content Guidelines
You may also like
RUMAH KITA by MuktaharaMukhatara
8 parts Complete
Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita
Bertumpu by tintanadaJE
11 parts Ongoing
Diterjang ombak, keluarga ini terpisah. Ingatan hilang, luka menganga. Di tengah perjuangan menemukan kepingan masa lalu, mampukah cinta keluarga menjadi pengikat yang membawa mereka pulang? "𝘒𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘪𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪" "𝘐𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘶𝘢𝘵, 𝘮𝘦𝘴𝘬𝘪 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘳𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘴𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢. 𝘒𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘥𝘢𝘳, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨," -"𝘋𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯?" -𝘉𝘦𝘳𝘵𝘶𝘮𝘱𝘶 . . . . ⚠️ JANGAN COPY CERITA SAYA! JIKA ADA KESALAHAN MOHON DI MAAFKAN SAYA MASIH PENULIS PEMULA [ AYO VOTE DAN KOMEN BIAR AUTHOR SEMANGAT LANJUTIN PARTNYA] ikuti cerita ini ⚠️ [ BUKAN B × B ] FAMILYSHIP & BROTHERSHIP Aku nulis cerita ini dengan ide ku sendiri, alurku sendiri, dan imajinasiku, TANPA copy dari cerita lain. Jika ada kesamaan itu disebabkan karena ketidaksengajaan Penasaran kan? Apalagi konfliknya bikin seru Ayo ikuti sampe end! © Cover Canva © Cover image from jsmrle © Picture Pinterest
You may also like
Slide 1 of 9
RUMAH KITA cover
ICE BOY (SUDAH TERBIT)  cover
Bertumpu cover
THIS IS ME, KEIRA [TAMAT] cover
Nathalea cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
SEPARATED BROTHER [END] cover
No Time To Die cover
ALFHALETT cover

RUMAH KITA

8 parts Complete

Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita