LELAH
  • WpView
    LECTURAS 226
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 3, 2021
Semua orang boleh berusaha sekeras mungkin untuk mencapai sesuatu. Namun, semua orang juga boleh beristirahat sejenak untuk melepas lelah. Tanpa terkecuali seorang pun, tetapi kenapa Adit tidak boleh lelah? *** Adhitama Sabian. Lelaki 17 tahun yang kerap disapa Adit. Lelaki yang harus patuh, dan tunduk dengan semua perintah Bimo, Ayahnya. Tidak boleh berkeluh kesah, apa lagi menentang. Semua perintah Bimo mutlak haris dilakoni. Sudah lima tahun lamanya, Adit menjadi seorang anak yang selalu berusaha menjadi anak yang dipinta Bimo. Semenjak kepergian Alia, Ibunya, untuk selama-lamanya, Adit harus merasakan sebuah paksaan, tanpa ada kasih sayang. Dia, lelah. Dia ingin beristirahat sejenak. Namun, kenapa waktu, dan takdir seolah-olah saling tidak mendukung untuk itu?
Todos los derechos reservados
#18
tuntutan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Bertumpu
  • 𝐆𝐀𝐋𝐈𝐋𝐄𝐎 [ 𝐄 𝐍 𝐃 ] ✓
  • SEPARATED BROTHER [END]
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • ALFHALETT
  • Waktu?
  • RUMAH KITA
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido