secarik surat untukmu

secarik surat untukmu

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 18, 2021
Jika angin malam berhembus kencang untuk menemani bulan yang bersinar,tidak dengan malam ini angin bahkan bulan sangat membenci diri ini.Aku yang berharap engkau datang untuk menemaniku memikul luka bahkan sakit ini tak pernah mengerti akan diri ini.Seperti hujan yang turun ke bumi yang selalu didampingi oleh awan.Tapi semua itu hanyalah angan belaka ketika aku hanya dapat terpuruk di dalam kegelapan malam bersama luka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintai Dalam Diam
  • Learning to Fall (Completed)
  • The Black Cat
  • Abang [Yeongyu]
  • THat NIght
  •  REMEMBER {Krist x Singto}
  • "EGRES"
  • BUALAN
  • Red String
  • Gone Love.-vrene

Langit terlihat biru bersih tanpa awan...... Hening..yang terdengar hanyalah suara angin yang bertiup Lelah dan mengantuk, itu yang kurasakan saat ini Apakah ini rasanya menghadapi kematian Tapi tidak ada penyesalan dalam diriku menghadapi kematian seorang diri diatas gunung Everest ini, karena setidaknya aku telah mencapai impian keduaku setelah tidak dapat menggapai impian tertinggiku untuk menggapai seorang..........irene bae

More details
WpActionLinkContent Guidelines