Petrichor

Petrichor

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 27, 2021
Aroma hujan menghantam tanah, tak diragukan lagi nikmatnya. Menusuk dalam-dalam tepat di hati sesiapa yang menghirup aromanya. Tak terkecuali Candra, seorang mahasiswa yang "dikutuk" neneknya untuk menjelajah Indonesia. Entah untuk apa, yang jelas kutukan itu membebaninya sekaligus membahagiakannya. Entah bagaimana Candra melewati itu semua, dan doakan saja, Semoga bisa.
All Rights Reserved
#135
pertualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara & Hujan (TERBIT)
  • Hujan Yang Tak Pernah Reda (HIATUS)
  • Petrichor (COMPLETED)
  • 41 HARI
  • Rainbow
  • Tangisan Hujan
  • BADAI CAMILLA [COMPLETED]
  • Eavesdrop [TAMAT]
  • Haters and Lovers of Rain [END]

Tak pernah mengharapkan kehadiran hujan sejak ia duduk di bangku sekolah dasar, disebabkan hujan selalu mengingatkannya akan luka masa lalu itu. Gadis dengan kedua netra berwarna hazel itu berpikir, bahwa hujanlah penyebab luka sedalam itu pada dirinya. Namun ia salah. Nyatanya, keindahan favoritnya lah penyebab luka sedalam itu pada hatinya. Jika saja ia dapat meminta pada Tuhan, ia akan meminta pada Sang Pencipta agar ia dapat mengulang kembali hidupnya, menghilangkan barang sedikit rasa sakit yang harus ia rasakan hingga detik ini. Jika saja ia dapat meminta pada Tuhan, ia akan meminta pada-Nya agar jangan mempertemukan dirinya dengan keindahan favoritnya. Karena keindahan favoritnya dan hujan ternyata sama. "Ternyata hujan dan dirimu sama ya. Sama-sama menyakitkan." *** Yuk follow penulisnya dulu sebelum membaca! Jangan seperti hantu yang tak berjejak, ayo tinggalkan jejak kalian dengan spam komen dan vote! Dilarang untuk plagiat !!! *** #8 'Arana' (21/04/25)

More details
WpActionLinkContent Guidelines