Elemental Kurang Waras:V

Elemental Kurang Waras:V

  • WpView
    Reads 12,150
  • WpVote
    Votes 1,093
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
(BUKAN YAOI) Petir: judulnya gaada akhlak sumpah-_- Cahaya: au! orang ganteng kek gini dikata kurang waras Me: pasangan julit diem aja 😛 Cahaya: pasangan combo ku Daun😑 Daun: hee....! Daun, ga waras ya?😫 Tanah: //pat pat Daun// Daun, waras kok. Yang ga waras itu...mereka!! //nunjuk All Elemen-airdaun&dia sendiri"// All Elemen-TanDaunAir: 😒 Me: aku tuh masih baik ya nulis judulnya "kurang waras" bukan "ga waras". Secara kan "kurang waras" masih ada obatnya, kalau "ga waras" beda lagi konsepnya:D Cahaya: bang Petir ngerti?//bisik ke Petir// Petir: kamu aja ga ngerti, apa lagi abang!😒 Me: udah Desknya ga usah panjang. Uthor otaknya lemot😭 #Karakter punya ©Monsta. Saya hanya meminjamnya #Maaf jika ada kesalahan atau persamaan dalam cerita ini. Karena saya juga tidak tahu, ide cerita ini muncul bergitu saja:v #bahasanya amburadul! yang ga suka, boleh angkat kaki👣//KAKI KU!!//salah serper cuy//:D #Simpan ke daftar bacaan kalian agar kalian ga ketinggalan update terbaru. ARIGATOU GOZAIMASU MINNA👻 Cahaya: emotnya ga nyambung☝ Me: :D
All Rights Reserved
#224
air
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • Koleksi Humor Elemental
  • Painful Life [END]
  • Childhood || Boboiboy x Reader [S1]-[S2]-[Movie] --END--
  • BoBoiBoy Galaxy S1 x Reader
  • kakel mesum (on going)✔  |  Putri👑
  • Angin {icelaze} [END]
  • The New Trouble Maker {Tamat~}
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • BOBOIBOY : ANGKARA LAIN

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines