Alterino, Please Be Happy

Alterino, Please Be Happy

  • WpView
    Reads 423
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 13, 2024
Orang bilang, ia bagaikan bunga mawar berduri. Indah, namun dapat menyakiti siapapun yang mencoba untuk mendekat. Tapi mereka tak pernah tahu, bahwa sesungguhnya duri itu juga melukai dirinya sendiri. Orang bilang, hidup itu berat. Ya, memang. Benar-benar berat untuknya yang seringkali menyerah akan perjalanan hidup. Ketaksaan yang menyelimuti, membuat segalanya kabur dari ingatan. Apa arti sebuah kehidupan? Entahlah, ia bahkan tak pernah merasa hidup. Dirinya tenggelam pada jurang ketaksaan, bersama jiwa yang perlahan memudar. Seperti sebuah boneka yang diciptakan untuk menjadi bidak sang pemilik agar dapat melaju cepat mencapai keinginannya sendiri. Seakan hidup dalam sangkar burung yang sempit, menyesakkan, dan menyedihkan; menjadikannya sosok malang yang tak bisa terbang bebas pada birunya bumantara. Ia lupa bagaimana caranya terbang, semenjak salah satu sayapnya dipatahkan secara paksa. Semua harapan yang ia bawa tinggi-tinggi, jatuh begitu saja bersamaan dengan hatinya yang mulai mati. ------------ "Kompasku telah rusak. Lantas, bagaimana aku dapat hidup seperti sedia kala?"
All Rights Reserved
#641
jaehyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Membiru || Han jisung
  • A Symbiotic
  • "THE KING"_(ongoing)
  • Jung Sungchan : Trust Me [Completed]
  • When this rain stops || NCT dream x 127 [END]
  • BOOK I : Soul Fragment
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • what if? (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]

Sejatinya, manusia selalu ingin menyimpan lebih banyak hal-hal di dunia ini untuk dirinya sendiri. Ketika manusia mulai serakah, akan selalu ada balasan yang setimpal untuk perbuatan tersebut. Sama halnya dengan Han Jisung, di usia yang terlampau muda untuk memahami apa itu rasa cukup, ia mulai tergoda untuk memiliki lebih dari apa yang ditentukan untuknya. Hak dan keserakahan, terlihat begitu samar. Tetapi sedari awal, ia melangkah terlalu jauh. Konsekuensi itu bahkan sudah ada dibawah lidahnya. Kurang ajar jika Han harus melibatkan orang lain dalam masalahnya. Tidak etis. Dan tidak layak untuk diperjuangkan. Jika sudah waktunya, jika sudah sampai pada batasnya, ia akan kembali. Tanpa menoleh kebelakang, tanpa melibatkan mereka lebih jauh, menghilang bak tidak pernah ada satu jengkalpun memori yang tersisa. Han, hanya berharap dirinya sempat untuk sekedar berpamitan dengan baik pada mereka. Cerita fiksi!! Meminjam latar belakang dan potongan cerita kehidupan dari Straykids ;) Cerita murni karya penulis sendiri, tolong hargai ide dan rangkaian cerita penulis. Mohon maaf bila ada kesamaan tokoh/karakter/alur/kondisi. Han Jisung focus Brothership (not bxb/bxg) Family Friendship Little bit angst ;) Happy reading ~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines