METEOR
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 20, 2021
Ku tersesat.... Kelebihanku justru membuat hidup semakin pucat Jatuh dalam jurang maksiat Sebelum kembali kepada taat Saat langkah menuntunku pada keberhasilan Justru terpelanting menjadi nafsu yang memperihatinkan Seperti hentakan kaki menyerang lawan Seperti kekuatan nalar tanpa tandingan Bertemu denganmu kala itu Membuat sanubariku hanyut dalam syahdu Berhenti dari sejarah kisah penuh sendu Mengajak pada hakikat menapak hidup baru Untukku dan ayah, Untuk ibu.... Kamu, dan kisahku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • life, promise and love
  • miskin harta kaya cinta
  • NOMADIC
  • KAIFA HALUKI??
  • PELUKAN AYAH RUMAH SEBENARNYA (Sudah Terbit)
  • Alena
  • THIS YOU!!?
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Like Father Like Son

menjadi anak pertama perempuan, katanya harus memempunyai bahu yang kuat. secara tidak langsung menjadi tulang punggung keluarga. meskipun masih ada sosok ayah di rumah. aku saraswati candta, lebih sering di panggil saru. katanya panggilan saru itu adalah berkah dan anugrah bagi keluarga. aku manusia terlurus yang keluargaku kenal, bahkan mungkin elisa sering banyak kesalnya karena mempunyai kaka sepertiku karena aku terkesan tidak memiliki ambisi lebih dalam kehidupan ini. untuk apa ? karena menurutku hidup itu hanya untuk di nikmati hari itu saja, jalani saja semampunya. kehidupanku berubah ketika aku bertemu dengan seorang pria bernama inder dewaga dan sebuah kesalahfahaman yang fatal bagi keluargaku. bagaimana kehidupanku selanjutnya ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines