KANTAKA

KANTAKA

  • WpView
    Reads 88,806
  • WpVote
    Votes 7,758
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 27, 2024
Kantaka ; Bahasa Sansekerta : Sedih, Susah. . Aysha pikir olimpiade adalah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan hidupnya. Membawa pulang medali emas dan mendapat privilege beasiswa ke luar negeri. Chemistry Sciences - Seoul National University. Namun, memenangkan Olimpiade Sains Nasional tak semudah yang gadis itu pikirkan. Setelah lolos seleksi peserta Olimpiade Sains Nasional, ia harus berurusan dengan 'kelompok' anak-anak ambisius yang tak kalah kompetitif dan memiliki tujuan hidupnya masing-masing. 1. Aysha El Riviera, si gadis kimia pemilik ingatan eidetik, berandal cantik yang hobinya cari masalah. 2. Salman Alaska, si genius fisika peringkat 1 paralel, anak manis kesayangan guru. 3. Muh Alfarez, The King of Chemistry, pria genius yang menghabiskan malamnya di arena balap dibanding meja belajar. 4. Husein Alfaro, si nomor dua fisika yang tergila-gila menjadi nomor 1. 5. Marwa Alfasya, si ratu biologi, pianis anggun nan elegan yang punya ambisi di atas panggung. 6. Ali Stenvenson Xavier, si pangeran kalkulus, pemimpin anak perusahaan multinasional yang sudah menguasai dunia akutansi. 7. Umar Semesta Adl, si anak hukum penguasa ekonomi, Ketos yang hidupnya paling teratur dan terarah. . Tentang perjuangan 7 siswa genius dengan luka dan tekad-nya masing-masing bersatu menghadapi misi mengubah dunia pendidikan. . ⚠️Warning⚠️: Mental Health Issue, self harm, violence, suicide, child abuse, bullying, and harsh word. Start : 13/09/2021 Finish : -
All Rights Reserved
#372
songkang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines