Another Hello | √

Another Hello | √

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 24, 2023
[Cerita lengkapnya bisa dibaca di Cabaca] "Apa sesalah itu perasaan gue ke elo, Lun?" Lunar dihinggapi ketakutan kala Eldra mengungkapkan perasaannya. Ketakutannya membikin Lunar memilih untuk menjauh dari laki-laki itu. Dia tidak bisa berdiam diri, atau dirinya akan remuk di kemudian hari. Pelariannya tentu tidak mulus. Eldra adalah tempatnya kembali. Tempat di mana ia selalu mengumbar resah yang selama ini selalu ia tutupi dari semesta yang keji. Maka, sekali pun ia ingin bersembunyi, Eldra akan dengan mudah menemukannya kembali. Sejauh apa pun, selihai bagaimana pun, Eldra akan selalu menemukannya. Mengulurkan tangan dan menggapai Lunar kembali. Andai semuanya tidak serumit ini, mungkin saling adalah hal paling tepat bagi mereka. "Kak Bulanku Sayang ... yayang-yayangan beneran yuk sama gue!" Seakan rumitnya tak cukup, kehadiran Ershal semakin mengacaukan hari Lunar. Mulanya ia beranggapan jika kehadiran Ershal hanya serupa figuran sehingga ia tak menganggap berarti keberadaan laki-laki itu. Namun, siapa yang menduga jika bukan peran itu yang disematkan semesta untuk Ershal? ---
All Rights Reserved
#305
younghoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka dan Malam [END]
  • Awan Abu-Abu [END]
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • When I'am Loving You [On Going]
  • Sorry Its Hurts [ END ] | [ KaoEarth ]
  • Memories in Moon
  • Still You [END]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Deksa 's Diary

Luna kira Juan adalah rumahnya. Tempat ia bisa pulang, bersandar, dan merasa cukup. Tapi ternyata, rumah itu perlahan berubah jadi sunyi. Bukan karena tidak ada suara, tapi karena tak ada lagi yang benar-benar didengarkan. Kalimat Juan semakin pendek, tatapannya semakin jauh, dan Luna... mulai bertanya-tanya siapa sebenarnya yang berubah? Saat seseorang dari masa lalu Juan muncul kembali, Luna merasa seperti bayangan yang tak pernah diminta hadir. Ia menahan, bertahan, dan berharap. Tapi sampai kapan hati bisa terus menyangkal kenyataan? Suatu malam, ketika segalanya terasa terlalu berat untuk ditanggung, Luna berdiri di atas jembatan. Ia tak benar-benar ingin mati, tapi ia ingin semuanya berhenti-semua sakit, semua sepi, semua pertanyaan yang tak pernah dijawab. Namun hidup belum selesai dengannya. Seseorang menyelamatkannya. Dan desa kecil yang tak pernah ia kenal sebelumnya justru menjadi tempat pertama yang membuatnya merasa... dilihat. ~13-04-2025~

More details
WpActionLinkContent Guidelines