Sexflu 2030

Sexflu 2030

  • WpView
    Reads 10,552
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 5, 2021
Pada tahun 2030, sebuah virus misterius mewabah di Ibukota. Orang yang terjangkit virus ini akan mengalami gejala demam, sesak napas, dan nafsu birahi yang tak tertahankan. Apabila gejala ini tak segera ditangani dan diredakan, penderita bisa berujung pada kematian. Bagaimanakah rakyat dan pemerintah bahu-membahu menghadapi virus mengerikan ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • COVID-19[END)
  • Isabella (Complete) End
  • How to Escape||Outbreak Unleashed
  • Biopocalypse
  • SAVIOUR : KINGDOM [✓]
  • The Blood Flu | ENHYPEN x IVE | 2024
  • Java Fungard Series: BARUNUSA
  • RESTART ✔️

Selamat datang di abad post-pandemic. Inilah dunia 20 Tahun kemudian setelah wabah. Selama dekade terakhir, bumi menjadi rumah yang tak nyaman oleh keserakahan dan kesombongan umat manusia. Laut dipenuhi sampah dan minyak, hutan menjadi kering, dan makhluk hidup terus punah. Wabah penyakit mematikan pun terjadi setiap 100 tahun sekali. Sejarah umat manusia akan segera berakhir. Bukan karena perang nuklir ataupun bencana alam, melainkan kesalahan di balik tragedi virus Corona yang menimpa bumi Pertiwi. Sebuah mimpi buruk yang bahkan mampu mengubah sebagian besar populasi dunia menjadi kanibal yang kejam. Bukti menunjukkan bahwa virus P, proyek sains BRC, memiliki hubungan langsung dengan makhluk bermutasi. Bisa dikatakan, umat manusia sendiri adalah malapetaka yang membinasakan semua makhluk hidup dimuka bumi. Melanjutkan cerita sebelumnya, kini manusia menghadapi ambang dari kepunahan mereka di tangan hasil ciptaannya sendiri, wabah ZOVID 21. Yang terinfeksi telah berevolusi, tatanan masyarakat telah jatuh. Alam telah mengambil alih di mana-mana. Kehancuran lingkungan dan eksperimen biologis yang salah telah menciptakan skenario kiamat zombie, mendorong para penyintas yang tidak terinfeksi ke tepi jurang. Pada akhirnya, haruskah mereka tetap bersikap baik dan jujur, atau mengikuti naluri untuk bertahan hidup?

More details
WpActionLinkContent Guidelines