Can I find My Star?

Can I find My Star?

  • WpView
    LECTURAS 1,898
  • WpVote
    Votos 67
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 24, 2015
ketika yang memukau tak terjangkau.. Kita temenan udah lamaaa banget. dari jamannya kudanil berendem di lumpur, sampai jamannya kudanil pada ngedugem.. Tapi namanya juga hidup pasti gaakan selamanya gitu kan? Contohnya, Saat kamu menghilang dan dengan kebetulannya, aku bertemu dengannya, seseorang yang akhir akhir ini selalu kutemukan dengan cara tidak sengaja.. Tapi saat itu juga aku sadar kamu menghindar secara perlahan dan sistematis. Dan satu hal lagi. Hidup itu cair, semesta bergerak, dan realitas berubah.
Todos los derechos reservados
#207
gesrek
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • You're Here, But Not For Me
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • SCORPIO
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Ku ingin keluarga yang sempurna
  • Titik Yang Benar
  • Seperti Bintang ✔️(SHORT STORY)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • VAMPIRE GIRL (LUPUS)
  • In The Sunrise

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido