Untouchable Lady

Untouchable Lady

  • WpView
    Reads 2,015
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 3, 2021
Associated Names : 접근 불가 레이디 Author(s) : Kin (킨) "Kumohon, Hilise. Tolong mati menggantikan Gabrielle." Saudaraku yang selalu bermartabat memohon padaku untuk pertama kalinya. Dia ingin aku mati demi saudara tiri kami, yang bahkan tidak kami bagikan setetes darah pun. "Untuk pertama dan terakhir kalinya, aku menanyakan ini padamu." Saya selalu sengsara, dan tidak ada pengecualian kali ini. Ketujuh kalinya saya dikhianati dan dibunuh, saya benar-benar bebas dari perasaan yang tersisa. "Aku senang kau menjadi bajingan sampai akhir." Saya tidak akan terpengaruh oleh cinta lagi. Giliranku untuk meninggalkan mereka dulu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (On Hiatus!) Reincarnated as A Useless Duke's Eldest Son
  • I Want To Die In Peace
  • In the Future Without You
  • Azkiya Puteri Prayoga
  • Extra Character of Novel

[BUKAN BL/ORIGINAL NOVEL/RANDOM UPDATE] Kim Min-jun, komandan berdarah dingin di area 5, mati malam itu di tangan muridnya yang paling ia percayai. 'Sial, memang seharusnya aku untuk tidak mempercayai siapapun..' pikir Kim Min-jun seraya ia menutup mata untuk terakhir kalinya. Namun, setelah dikhianati oleh muridnya sendiri, Kim Min-jun justru bangun di ruangan asing nan mewah yang terlihat seperti di era kerajaan. 'Huh? Apa aku sudah mati?' Setelah menyadari keanehan dari situasi yang dialaminya, Kim Min-jun menyadari bahwa dia berada di tubuh seorang bangsawan muda yang merupakan karakter sampingan yang akan mati di awal cerita pada novel yang ditulis oleh ibunya yang berjudul 'The Fallen Hero'. "Aku baru saja mati setelah menjalani hidup yang amat keras, dan setelah mendapat kehidupan mewah yang aku impikan apa kau mengatakan bahwa aku akan segera mati?" Setelah merasakan kenikmatan hidup dengan sendok emas, Kim Min-jun bertekad untuk melindungi harta investasi di masa tuanya ini "Aku tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan kehidupanku yang damai".

More details
WpActionLinkContent Guidelines