SEGIGIT CANDU

SEGIGIT CANDU

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 3, 2021
Tidak ada hidup tak berkawan masalah. Seindah apapun bahagia, pasti pelik akan datang menyapa. Adalah Nurul. Anak semata wayang dari salah satu orang terkaya di negeri ini. Kekayaan sang ayah justru tak menjadi sebab hidupnya bahagia. Rentetan kejadian yang tak diinginkan berhasil menggiring gadis itu pada pengusiran dari rumah bak istana megah. Saat Nurul menata hati, membulatkan tekad untuk hidup mandiri tanpa meminta uluran tangan orang tua. Cobaan hidup kembali menyapa. Mulai dari penolakkan usaha kecil yang ia rintis, kemunduran prestasi akademik, hingga puncaknya dilema memilih salah satu laki-laki yang mengharap cinta secara bersamaan. Nurul bingung, kepada siapa cintanya harus berlabuh? Haruskah pilihan jatuh kepada pemuda yang selalu memberi nyaman sedari dulu? Atau lelaki penuh kejutan yang baru dikenalnya? *** Debar emosi... Detak cinta... melebur jadi satu melalui segigit candu.
Public Domain
#212
cowok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • acalapati
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Let Me Love You Longer
  • PILIHAN
  • Don't First Love
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Become an Extra or Main Character [END]

"Ran, pulang, bapak udah sayang sama kamu." °°° Kegagalan seolah telah menjadi sahabat karib bagi Hiran-anak ketiga dari empat bersaudara yang lahir tepat di ambang keruntuhan keluarganya. Ketika kemewahan menjelma jadi kenangan dan tawa berubah menjadi diam panjang, Hiran hadir ke dunia. Bagi sebagian orang, ia adalah pertanda malapetaka. Pembawa sial, begitu mereka menyebutnya. Hiran tumbuh dalam keheningan yang tak pernah benar-benar ia mengerti, tapi selalu ia terima. Ia belajar membaca raut kecewa, menghafal letak luka yang tak terucap, dan memupuk kesadaran bahwa dirinya bukan siapa-siapa. Pada usia delapan belas, cinta adalah kemewahan yang tak pernah ia harapkan datang. Ia tahu diri-ia tahu batasnya. Namun, semua keyakinannya mulai runtuh ketika Arabella hadir-gadis dari dunia yang tak pernah Hiran pijak. Anak konglomerat dengan senyum yang mampu menembus dinding-dinding luka. Sekali tatap, cukup untuk mengguncang hati yang selama ini ia jaga mati-matian. Dan meski perasaannya tumbuh tanpa diundang, Hiran tahu satu hal pasti: cinta ini tak boleh hidup. Ia akan menguburnya, sebelum harap kembali menyakitinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines