Detak cintanya

Detak cintanya

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis yang tak sengaja menemukan sebuah buku milik kekasihnya, ia pun melanjutkan cerita itu dengan tulisan tangannya sendiri. Sang gadis yang bercerita Ratih Andriani Wisma, biasa di panggil Ratih dan Riani. Ratih hidup tanpa kehadiran sosok ibu di sampingnya karna kejadian beberapa tahun lalu yaitu, sebuah penyakit yang menyerang ibunya. Ayahnya berkerja sebagai dokter spesialis ahli bedah jantung dan Ratih yang selalu bermain di rumah sakit dan bermain dengan anak- anak di sana. Pada suatu hari Ratih mendapatkan teman baru sekaligus sahabat memiliki teman. Namun ia harua menerima takdir pahit, lelaki nya tak menepati janjinya... ••• Siapakah Alenji ? Ada apa dengan persahabatan kecil mereka? folow ig author :@neng_suci76
All Rights Reserved
#111
nostalgia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • PAMIT (END)
  • Mungkin Suatu Hari Nanti
  • Langit Biru|[END]
  • Aksara Luka di Atas Janji
  • BBS: MEANING HAPPY|END|.
  • Distance (Side Story of LHSIB)
  • TERLIHAT PALING PADAHAL SALING
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines