Bipolar Without You [S.Ä]

Bipolar Without You [S.Ä]

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Sep 27, 2021
Bagaimana jika kamu seorang penderita kelainan mental yang ingin bersekolah di sekolah umum ?. Hal yang belum pernah kamu bayangkan selama hidupmu.Itu hal yang di alami oleh sander lelaki yang memiliki keterbelakangan mental.tidak banyak yang mengetahui tentang penyakitnya ini, beberapa dari mereka memilih menjauh. Tapi tidak dengan seorang gadis cantik bernama alaya,dia satu-satunya teman sander teman pertama dalam hidup sander,bukan Alaya mengetahui penyakit sander melainkan Alaya tidak tau dengan penyakit yang sander alami. Sander sengaja merahasiakan hal ini dari Alaya karena dia takut Alaya menjauhinya. Tapi rahasia yang di sembunyikan sander terungkap.Alaya mengetahui semua rahasia sander,penyakit yang selama ini ia derita. Jika bukan karena sander pasien ayahnya Alaya mungkin dia tidak akan pernah mengetahui rahasia sander selama ini. Bipolar Without You [S.Ä]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAMARA [ TERBIT ]
  • How to be Your Friend
  • ALEANGGA [On Going]
  • Ad Meliora || END✓
  • Unspoken
  • DON'T LEAVE ME, FA
  • Let Me Love You Longer
  • Senja Yang Redup [FIN]
  • Waktu?
  • Schizophrenia

"Ara itu kuat, Ara itu hebat. Buktinya? Sampai sekarang kamu masih hidup, Ra." Nada itu terdengar sendu, dan terdengar sangat menyakitkan. *** "Aksa, jangan peluk aku! Kamu jadi ikutan basah loh! Aksa, lepasin!" Ara memberontak, namun pelukan itu justru semakin di pererat oleh Aksa. "Terusin aja nangisnya, hari ini pasti berat, ya? Gak usah berpura-pura kuat begitu. Aku temani sampai kamu merasa lega dan enakan. Kamu nggak sendirian, Ra. Aku akan selalu ada buat kamu." *** Setelah ibunya meninggal, hidup Ara seperti runtuh dalam sekejap. Ayahnya menikah lagi dan ia harus tinggal bersama dua saudara tiri yang nyaris tak bisa dipahami, hal itu lantas membuat hari-harinya semakin terasa suram. Namun di tengah kegelapan itu, Aksara hadir, ia selalu ada, peduli, dan memberikan kasih sayang tanpa syarat. Tapi, tidak semua luka bisa sembuh dengan segala perhatian itu. Ara harus berjuang melawan penyakit mental yang berhasil mengancam kehidupannya. Di saat semuanya terasa begitu berat, bisakah Ara menemukan kekuatan untuk bertahan? Ataukah ia akan terjatuh lebih dalam menuju kegelapan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines