Candala
  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 11, 2022
Naren selalu hidup dalam gelap, tak diharapkan keluarga membuat Naren tahu bagaimana rasa nya sendiri. Sahabat atau teman, bahkan Naren tak punya, karna Naren tahu bahwa ia tak cukup pantas untuk menerima. Ketika ia mendapat kesempatan untuk merasakan yang belum pernah ia rasa, Naren tak akan menyianyiakannya. "Karna kesempatan tak pernah datang dua kali." Dengan ini kisah Naren dan candala nya dimulai. Ucapkan selamat tinggal pada dunia 'damai' yang Naren milikki.
All Rights Reserved
#422
son
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Menggapai Asa
  • Lebih Baik, Ku Hidup Tanpa Cinta
  • acalapati
  • Karin
  • Candramawa (Completed)
  • Silent Phase [END]
  • Sejenak Luka
  • Clandestine

FOLLOW SEBELUM BACA!! Semesta ini tempatnya luka, tak ada istirahat yang abadi selain kematian. -Abyan Pradipta Narendra _____ "Saya lagi gak bercanda, Abyan. Ini papa, laki laki brengsek yang dengan bejatnya menghamili tunangan Kakanya." _____ Hanya cerita singkat, tentang rumitnya kehidupan remaja laki laki pengidap kanker hati stadium akhir. Dibenci oleh kedua orang tuanya. ntahlah, dia juga tak tahu menahu apa alasannya. Diusia 8 tahun, Abyan kehilangan neneknya untuk selamanya. Dia harus berjuang sendiri tanpa kasih sayang sedikitpun. Tanpa bertegur sapa dengan wanita yang telah melahirkannya. Bahkan untuk sekedar melempar senyuman wanita itu tak Sudi, mereka benar benar asing. Walau begitu Abyan tak pernah bisa membenci mereka. Siapa sangka? Ayah kandungnya ternyata adalah seseorang yang sangat Dekat dengan laki laki yang selama ini dia sebut 'ayah' Sialnya. Abyan juga harus terjebak dalam kisah percintaan yang rumit. Kesabarannya seakan diuji oleh semesta. Bagaimanakah perjalanan Abyan? Cusss ikutinn teruss,

More details
WpActionLinkContent Guidelines