Sweet Scar

Sweet Scar

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 18, 2021
"Ada tujuh miliar orang di dunia ini. Kenapa kamu biarkan salah satu dari mereka menghancurkan hidupmu?" Ashley, ia adalah sebuah bentuk nyata dari rasa sakit, rasa malu, dan ketidak percayaan diri. Dengan kebencian yang tersembunyi ia menjelma menjadi Hydrangea, indah namun berancun. Raiden, lambang dari keinginan untuk menjadi sempurna, begitu duniawi, terobsesi akan nilai-nilai dan pandangan orang-orang. Dan Ryuki, hasil dari kepahitan kehidupan yang membuat ia terjebak dalam kuncup mawar hitam yang gelap. Memang indah namun tetap saja melambangkan rasa sakit dan kematian.
All Rights Reserved
#766
coldboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trust
  • Rainbow
  • Friends Into Love
  • LANGIT {NEW VERSION}
  • ARASHELLY (On Going)
  • SEMESTA
  • ALSTARAN [END]
  • Bukan Pangeran Diponegoro (✔)
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines