Sofia to Samuel

Sofia to Samuel

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 7, 2025
Kala di suatu hutan di tengah malamnya hari dengan di sinari bulan purnama ada seorang gadis cantik berusia 15 tahun sedang di kejar oleh sekumpulan 50 orang berbadan besar dan berbaju serba hitam. Dengan gaun putih yang sudah koyak-koyak dan lusuh karena lumpur dan rambut putih saljunya yang sudah basah akibat diguyur hujan terus berlari dan menghindari orang-orang berbaju hitam. Gadis tersebut terus berlari dengan air mata yang terus mengalir sambil memegang lehernya untuk melindungi kalung pemberian seseorang yang dinantinya. Sampai pada akhirnya gadis itu berhenti karena ia sudah diujung jurang dengan kedalaman laut yang luas. Gadis itu bingung dan takut apa yang harus dia lakukan. Sekumpulan 50 orang berbadan besar dan berbaju hitam lalu datang, diantara mereka ketua mereka berkata "mau kemana lagi gadis manis, kamu tidak akan bisa kabur lagi dan sekarang kamu pilih mau ikut dengan kami atau kamu-" berhenti sejenak sambil tersenyum sinis "lompat kebelakang". Gadis itu terdiam dengan kepala tertunduk, semua menunggu jawabannya sampai akhirnya gadis itu mengangkat kepalanya dan berkata "jangan mimpi" dengan lirih. Kemudian gadis itu mundur dan jatuh dengan ketinggian jurang dan laut yang dalam dengan keadaan pasrah. Sekumpulan 50 orang tersebut kaget begitu pun dengan ketuanya "sial" umpat ketua dengan raut wajah yang kesal dan marah.
All Rights Reserved
#228
lembut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Jodoh Pilihan Abi
  • Al Dan Bai
  • Hutan Terlarang [END]
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Neo-MONDAY✔ [TERBIT]
  • Pria Misterius (Tamat)
  • Under The Midnight Sky
  • jodoh yang tak terduga |REVISI
  • Ashita :  The Warrior Of Spirit

[SEBAGIAN BESAR ISI CERITA INI TELAH DIHAPUS. Mohon maaf bagi yang belum sempat baca. Silakan membaca cerita-ceritaku yang lain saja ya. Thanks] Pernikahan itu berjalan hikmat. Warna putih yang mendominasi acara menyiratkan sebuah acara sakral yang dimaksudkan sekali seumur hidup. Wewangian lembut yang berasal dari bunga krisan, membuat suasana semakin hangat. Musik klasik mengalun samar-samar menambah suasana damai. Janji yang diucap oleh kedua mempelai disambut isak haru kebahagiaan. Sebuah pernikahan yang ditunggu-tunggu banyak pihak akhirnya sukses dilaksanakan. Pada hari itu, Reya dan Radina barangkali menjadi sumber iri dengki seluruh umat manusia. Rona cerah terpancar jelas dari raut wajah keduanya. Sebuah kehidupan bahagia telah menanti di belakang singgasana pelaminan mereka. Hidup sungguh royal saat mempertemukan mereka. Radina, chef muda berbakat yang terkenal playboy itu pada akhirnya luluh juga. Reya, dosen cerdas yang terancam mendapat gelar doktor di usia muda itu akhirnya jatuh cinta lagi setelah dikecewakan cinta beberapa saat sebelumnya. Meski keduanya sedikit terlambat menikah, tapi semua yang hadir sepakat bahwa mereka akan hidup bahagia selamanya. Namun setelah buai pernikahan usai, banyak hal yang akhirnya tersingkap. Banyak hal yang terlihat dan terungkap. Reya yang pertama-tama menyadarinya. "Kita...kita memang sudah melakukan...melakukan hal gila dengan segala pernikahan ini," Kata perempuan itu terbata-bata. Sorot mata ngeri tercetak jelas di matanya, saat dia sadar, bahwa dirinya bahkan tidak mengenal laki-laki yang sudah sah menjadi suaminya itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines