We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Different

Different

  • WpView
    Reads 553
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Syadza Annala Mahnoor, yang lebih sering dikenal dengan sebutan Syadza Mahnoor. Ia tak pernah lagi memakai nama tengahnya karena suatu alasan yang membuat dirinya sedikit trauma jika diingat kembali. Ia adalah gadis cantik yang memiliki segudang prestasi. Sebenarnya, orangtuanya lah yang memaksanya untuk mengejar semua prestasi. Tapi, Syadza melakukan itu dengan ikhlas walaupun tak sedikit juga Ia mengeluh. Ia memiliki cita-cita menjadi seorang dokter spesialis anak. Entah apa yang membuat nya terobsesi untuk menjadi seorang dokter sejak Ia menginjak usia sepuluh tahun. Syadza pikir Ia tidak akan lagi mendapatkan cinta sejati nya karena pernah dikecewakan. Tapi itu hanya kemungkinan, kan? Bagaimana jika kehadiran Fannan Ghayda yang selalu ada disisinya disetiap keadaan susah maupun senang? "Seseorang yang benar-benar serius selalu punya alasan untuk bertahan, bukan melepaskan" -Syadza Annala Mahnoor-
All Rights Reserved
#654
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejuta Mimpi Calon Sang Pemimpin
  • KEPERGIAN SENJA
  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • Rasa Dalam Sujudku
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • Doctor Lovers
  • (COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta )
  • CHAVANDA (End)
  • PERGI

Ada banyak orang yang ingin dapat meraih cita-citanya, bukan hanya sekedar sebagai impian namun bisa terwujudkan. Seperti Ana, gadis sederhana dari desa dengan sejuta impiannya, menjadi dokter pernah diteguhkan sebagai kali terakhir cita-cita yang ia inginkan sebelum akhirnya ia mengetahui bahwa cita-citanya untuk menjadi dokter tidak bisa diwujudkan, segala usaha telah ia perjuangkan agar dapat meraih cita-citanya, namun nyatanya tak kunjung membuahkan hasil seperti yang diinginkan dan duka terus menyelimuti dirinya. Karena tak ingin terus terlelap dalam dukanya, maka Ana memutuskan untuk berkuliah dengan lintas jurusan, mulai membangun segala hal dari nol dan berjuang untuk meraih cita-cita yang bukan kali pertama pernah ia impikan. Berharap setelah lulus dari kuliah, ia akan menjadi seorang pengusaha yang sukses dan terkenal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines