Pemahaman Jati Diri

Pemahaman Jati Diri

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 27, 2021
Novel ini bukan tentang "menceritakan" namun lebih ke "menjelaskan" pandanganku tentang kehidupan didunia yang fana dan panas layaknya ribuan matahari menerpa kita secara blak-blakan. Terkadang kesusahan akan hidup didunia, membuat emosi terkebelakang dibanding kesehatan organ. Emosi yang sensitif membuat kita menjadi benci akan diri sendiri, menyalahkannya dan mengejeknya seakan diri sendiri yang salah. Padahal kalau dipikir-pikir, kita hidup didunia bukan dalam lingkup individual, namun sosial. Ada beberapa alasan yang seharusnya menjadi "jawaban" agar kita berhenti menyalahkan diri sendiri, apalagi diri orang lain. Merugikan orang lain itu tidak baik, sama dengan menyalahkan diri sendiri. Namun, apakah membuat perdamaian dengan diri sendiri bisa meredakan emosi dan menghilangkan rasa penyesalan, menyalahkan, dan mengada-adakan kebeneran yang hanya tipu belaka? Siapa yang tahu... (Akan dianggurkan sementara oleh penulis karena ingin fokus untuk novel lain)
All Rights Reserved
#1
penuhmakna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEBUR JIWA [Lengkap]
  • Aksara Tak Bertuan
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Terperangkap dalam Diri
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)
  • Yang Pernah Patah
  • Poison Of Love
  • Our Journey To Love

Lebur Jiwa adalah sebuah perjalanan yang setiap halamannya berbicara tentang patah dan luka, juga tentang keberanian untuk menerima, melepaskan, dan melangkah maju. Setiap puisi dan cerita yang tersaji memiliki jiwa yang akan membisikkan dengan lembut sebuah mantra agar kita dapat meresapi makna kehilangan tanpa perlu takut tenggelam di dalamnya. Selain itu ada kisah tentang cinta, dan rindu yang tak tersampaikan, ada pelajaran tentang ikhlas, dan ada juga tentang harapan yang tumbuh di antara kepedihan. Catatan ini adalah pelukan hangat bagi hati yang rapuh, dan pengingat bahwa dari kehancuran kita akan selalu bisa "melebur" menjadi versi yang lebih kuat dan utuh, buku ini juga sebagai pelukan hangat bagi mereka yang sedang mencari jawaban dalam ketenangan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines