Broer
  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, May 19, 2021
"Seorang kakak bertanggung jawab atas adik-adiknya. Melindungi mereka, membimbing mereka, membela mereka, itulah tugas seorang kakak." Begitu kata Nusantara suatu hari, saat Nesia sibuk mengadu lantaran baru bertengkar dengan Malay perkara hal kecil. Nasihat itu sangat membekas pada Nesia hingga berpuluh tahun kemudian, mungkin karena perkataan Nusantara itu selalu mengingatkannya kepada seorang lelaki berambut jabrik yang tak pernah terlihat tanpa syal putih-biru di lehernya. ((Hetalia!Indonesia&Netherlands))
All Rights Reserved
#6
hwsindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • DREAM
  • rahasia Indonesia?!
  • Sweet Dream
  • PRETTIEST-CH²
  • Cold
  • Janji Ya
  • Tanah Sengketa
  • [✓]ɴᴏᴛᴇʙᴏᴏᴋ • ᴸᵉᵉ ᴶᵉⁿᵒ ˣ ʸᵒᵘ
  • CINTA TIGA HATI

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines