The same love

The same love

  • WpView
    Reads 357
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 3, 2023
Hinata Shouyou hanya ingin mengungkapkan perasaan cintanya pada Kageyama, tapi entah kenapa setiap kali ungkapan itu akan terucap, keraguan selalu muncul, menghentikannya untuk berbicara. Pada akhirnya Hinata harus memendamnya kembali, dan entah sampai kapan perasaanya bersembunyi. "aku mencintai Suga-senpai" "Haaahhh?!!! K-kau bercandakan Kageyama?!!" Kageyama mengalihkan pandangannya dari Hinata. Hinata bisa melihat bagaimana pipi kageyama bersemu merah, "tentu saja tidak boke! Dadaku berdetak aneh saat berbicara dengannya. Bukannya itu namanya jatuh cinta?" Hinata melotot. Diam-diam menggigit bibirnya saat merasakan sakit dibagian dadanya. Astaga, Hinata tidak mengira jika jatuh cinta akan sesakit dan seperih ini. Aku rasa perasaan ini akan terus terpendam selamanya
All Rights Reserved
#433
shounenai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainy Night Affair
  • The Promise that You Break [ kagehina ]
  • Sweet Relationship (Kagehina omegavers)
  • save me please
  • MY BASTARD HUSBAND [18+] Sasuhina Fanfiction
  • [58]LOVE DIVE | TSUKIHINA (short) ✓
  • Don't leave me, Tobio
  • Hinata Vampire [kenhina] END
  • Destiny

"Kau basah kuyup." suara Sasuke mengalun tenang, tapi ada sesuatu di matanya yang sulit diartikan. "Aku akan mengambilkan handuk." Saat Sasuke kembali, Hinata sudah melepaskan jubahnya, menyisakan pakaian dalam yang basah dan menempel di kulitnya. Ia tak menyadari bagaimana mata Sasuke berkilat tajam saat melihatnya seperti itu. "Terima kasih." Hinata berbisik lirih, menerima handuk dengan tangan gemetar. Sasuke diam beberapa detik sebelum akhirnya mendekat. "Kau kedinginan." Jarak di antara mereka mengecil, hawa panas dari tubuh Sasuke terasa begitu kontras dengan dinginnya hujan yang beberapa saat lalu membasahi Hinata. Tangan besar itu menyentuh pipi pualam wanita di hadapannya, menghapus tetesan air yang jatuh di sana. Hinata menahan napas. Sasuke menghiru aroma lavender yang samar tercium, mengabaikan jantungnya yang berdegup cepat. Dia berbisik lirih dengan suara parau. "Aku bisa menghangatkanmu." Dan Hinata tidak menolaknya. -:- [SasuHina Fanfiction] MichioKei

More details
WpActionLinkContent Guidelines