Penulis

Penulis

  • WpView
    Reads 2,727
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, May 20, 2021
[•Fanfiction Ereri Indonesia•] Rintik-rintik air berjatuhan dari langit yang gelap, angin kencang ikut serta dalam derasnya hujan yang semakin besar seiringnya berjalan waktu. Malam yang gelap, tidak ada bintang dan nampaknya hanya terlihat bulan indah di langit yang kelam. Pemuda tinggi terus menatap wanita yang berbaring tepat berada di mata tajamnya seperti belati. Bibir tipis merapat lurus, tidak adanya ekspresi pada wajah tegasnya yang terkesan tampan. Pembohong "Kau berkata namaku akan selalu berada di hatimu... tapi saat aku melihatnya namaku tidak ada dihatimu." Ucapnya pelan terdengar berbisik. Kaki jenjangnya berjalan melewati wanita berparas cantik itu meninggalkan nya sendirian. Kedua tangan mengambil sebotol air minum untuk membersihkan sel merah yang berceceran pada lengan kekarnya. Setelah membersihkan, pemuda tinggi dengan rambut panjang nya yang diikat itu tidak lupa memisahkan bagian-bagian tubuh indah sang kekasih yang akan dibawanya nanti. "Aku pernah bilang padamu... jangan pernah tebar pesona didepan semua orang. Sayangnya kau tidak menuruti permintaan ku." Tersenyum tipis ia kembali membawa kekasihnya yang diam membisu untuk keluar pada malam hari yang dingin. Credits to sampul inunekosukiiLena and unaaaap Edit pict by me.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love is Evil
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Afeksi
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Entahlah Aku Lelah (gxg)

[•Fanfiction Ereri Indonesia•] Waktu berjalan dengan cepat sampai aku sudah berada ditingkat semester tujuh para unit senior kelas menengah, biasanya kami akan terus belajar tidak kenal akan waktu hingga kami berada di jenjang pendidikan akhir. Aku dan beberapa sahabatku lainnya terus bercerita akan kesuksesan nanti kami dimasa depan yang mendatang, dimana kami diterima dari berbagai sumber pekerjaan yang kami impikan dari dulu. Hingga tiba dimana seorang pemuda datang kepadaku dan menyatakan hal aneh yang membuatku tidak tahu harus menjawab apa dari pernyataan yang junior itu katakan. Sampai dimana hari ini adalah waktu yang terbaik dimana aku mendapatkan kerja impianku sejak dulu, sangat menyenangkan mendengar hari itu membuatku bahagia. Sebagian besar membuat hatiku bahagia dan sebagian besar itu menyakitkan ku sebagaimana manusia yang tidak kukenal membuat ku seperti ini. Credits to sampul inunekosukiiLena Edit pict by me.

More details
WpActionLinkContent Guidelines