Story cover for Penulis by Torao-kun1
Penulis
  • WpView
    Reads 2,680
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 2,680
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 2
Complete, First published May 20, 2021
Mature
[•Fanfiction Ereri Indonesia•]

Rintik-rintik air berjatuhan dari langit yang gelap, angin kencang ikut serta dalam derasnya hujan yang semakin besar seiringnya berjalan waktu. Malam yang gelap, tidak ada bintang dan nampaknya hanya terlihat bulan indah di langit yang kelam.

Pemuda tinggi terus menatap wanita yang berbaring tepat berada di mata tajamnya seperti belati. Bibir tipis merapat lurus, tidak adanya ekspresi pada wajah tegasnya yang terkesan tampan.

Pembohong 

"Kau berkata namaku akan selalu berada di hatimu... tapi saat aku melihatnya namaku tidak ada dihatimu."

Ucapnya pelan terdengar berbisik. Kaki jenjangnya berjalan melewati wanita berparas cantik itu meninggalkan nya sendirian. Kedua tangan mengambil sebotol air minum untuk membersihkan sel merah yang berceceran pada lengan kekarnya. Setelah membersihkan, pemuda tinggi dengan rambut panjang nya yang diikat itu tidak lupa memisahkan bagian-bagian tubuh indah sang kekasih yang akan dibawanya nanti. 

"Aku pernah bilang padamu... jangan pernah tebar pesona didepan semua orang. Sayangnya kau tidak menuruti permintaan ku." Tersenyum tipis ia kembali membawa kekasihnya yang diam membisu untuk keluar pada malam hari yang dingin. 

Credits to sampul inunekosukiiLena and unaaaap
Edit pict by me.
All Rights Reserved
Sign up to add Penulis to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Entahlah Aku Lelah (gxg)  by Zaerr0w
23 parts Ongoing
"Terserah kamu Liona, intinya aku gak mau cerai sama kamu." Final Andrea dengan tegas, menolak permintaan Liona yang ia anggap sangat tidak masuk akal itu. "Dan kalau benar pacarmu serius suruh dia ngadepin aku dan kalau bisa rebut kamu dari aku, tapi aku gak bakalan biarin itu terjadi." Ucap Andrea di akhiri dengan senyuman tipis. Hal itu berhasil mengusik Liona, ia yang awalnya berpikir dapat bercerai dengan Andrea dengan mudah ternyata semua pikirannya itu salah. Andrea tetap mempertahankan pernikahan mereka. Ia menatap Andrea dengan penuh emosi yang ingin meledak-ledak di kedua bola matanya. ••• Tidak tahu lagi apa yang akan aku ungkapkan, yang jelas aku lelah. Lelah dengan semuanya. "Mencintaimu bagaikan menabur garam diatas luka yang masih basah." _Andrea Nata Erganzea ⚠WARNING⚠ 🚨🚧‼️ Ini adalah cerita yang seharusnya tidak dibaca oleh kalangan homophobic. Karena cerita ini mengandung unsur gxg/gl/lgbt/pelangi/lesbian/bisexsual/segender/dll. Jadi dimohon untuk yang tidak menyukai genre cerita seperti ini untuk mencari cerita lain yang sesuai dengan keinginan kalian. Karena cerita ini dibuat bukan untuk kalian yang membencinya namun untuk kalian yang menyukai cerita yang sama atau bahkan sedang terjebak di dalamnya. Aku peringatkan untuk tidak mencari tahu lebih dalam jika tidak ingin tersesat semakin jauh dan aku harap kalian yang sedang terjebak juga bisa menemukan jalan keluar yang sedang kalian cari. Terimakasih atas perhatiannya dan selamat menikmati carita.
You may also like
Slide 1 of 8
Aerilyn  cover
Standing With You (gxg) (completed) cover
Entahlah Aku Lelah (gxg)  cover
Afeksi cover
CAHYA UNTUK MENTARI cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔ cover
Love is Evil cover

Aerilyn

32 parts Complete

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}