KAYESA
  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 16, 2021
Tangan laki-laki itu hendak menyentuh dagu perempuan di depannya. Namun,tiba-tiba.. "HENTIKAN!" Terdengar teriakan yang cukup nyaring. Seketika sekelompok orang terlihat seperti preman dan 2 orang perempuan berbeda umum kaget dan reflek mundur, karena tidak ingin ditabrak oleh perempuan bersepeda yang berteriak itu. Dengan segera ia mengerem sepedanya dan langsung turun. Setelah mengatur nafas beberapa detik. Ia berucap. "Maaf ya paman-paman sekalian. Tapi kalian tidak boleh menyentuh perempuan dengan sembarang. Itu sangatlah DILARANGAN! Apakah kalian tau itu? Apalagi ini apakah kalian juga akan memalak mereka? Ingat anak istri om di rumah. Cari pekerjaan halal masih banyak kok" Ucapnya santai sambil memberikan wejangan kepada sekelompok preman tersebut. "Apa-apa kamu, Hah! Mau jadi pahlawan buat mereka?bisa apa kamu? Kamu itu masih kecil jangan mencampuri urusan kami bahkan menasehati kami. Kalau dilihat-lihat kamu cantik juga. Mau menemani kami,hemm?" Ucapnya garang dan diakhiri rayuan yang menjijikan. "Jaga bicara Anda! Saya tidak akan pernah mau menemani kalian. Saya masih sangat sasar untuk menghadapi orang seperti kalian yang mendekati kata kelainan jiwa. Dan tidak sepantasnya kalian memalak wanita dan mempermainkan perempuan." ucapnya dingin sambil memasang sarung tangan untuk berjaga-jaga. Ia tidak ingin menyentuh lawan jenis ketika hal yang tidak terduga terjadi. "SIALAN KAU! APA KAU BARU SAJA MENGATAKAN KAMI GILA, HAH?BERANI-BERANINYA KAU MENGHINA KAMI!" Dengan segera preman itu melayangan pukulan kerasnya ke arah perempuan bersepeda tadi. HAP BRUKKK "AAKKHH.." Perempuan itu dengan mudah menangkap kepalan tangan sang preman dan membantingnya ke tanah. "Jangan..-" 🕸🕸🕸 Jangan apa hayo??hihih Lanjutin aja bacanya ya.. Maaf banget gak bisa bikin kek beginian. teman-teman bisa singgah,sekedar melepas penat.. terima kasih.. salam hangat untuk kalian..
All Rights Reserved
#3
khimar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CHAVANDA (End)
  • GOOD GIRL AND BAD GIRL
  • Pelangi Di Matamu
  • Sweet Combat
  • RAGARA [ on going ]
  • GILANG ABRAHAM
  • POSESIF MAFIA
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • PELANGI

Bagaimana jika kita menyukai teman lawan jenis atau menyimpan rasa lebih pada seorang teman dari kecil yang tidak menyukai kita balik? Tidak di anggap sebagai bagian dari keluarga kandung nya sendiri, dan selalu terasingkan. Lalu di timpa oleh fakta mengejutkan yang hampir membuat nya putus asa. ia adalah seorang gadis cantik yang sulit merasakan kebahagian dan menyimpan segudang rasa sakit berserta luka besar di hatinya. "Kamu yang seindah berlian, dan aku yang hanya sebatas serpihan. Serpihan yang tidak berharga ini, dengan tidak tau dirinya menganggap kamu sebagai semesta nya." - yormanda amiya Pramudya. Di hadapkan oleh pilihan yang sulit tentu tidak mudah bagi seorang remaja tampan bernama Chavandra alkenan wirjaya Kehidupan dan kebahagian seseorang bergantung padanya, hingga membuatnya sulit memilih. Cinta? Atau pilihan? Lalu keputusan apa yang akan ia ambil? Dan apakah keputusan nya sudah tepat? "Mencintaimu itu kayak narkoba. Sekali coba jadi candu, gak dicoba bikin penasaran, ditinggalin bikin sakau." -Chavandra alkenan wirjaya. Dan bagaimana jika nanti sebuah fakta tak terduga terungkap? Bisa kah mereka berdua bersatu dan terikat hubungan lebih dari seorang teman, dengan segala masalah dan alasan yang ada? ***** "Kalau ada apa-apa, Lo harus bilang ke gua!"ucap cowo itu tegas. "Kenapa perasaan ini harus ada?"gumam cewe itu perau. ***** "SERANG!!!" Kedua pertarungan di antara dua geng besar itu sudah tidak bisa terelakkan lagi. Bugh Bguh "Mati Lo bangsat!" Bugh ***** Mari kita lihat perjalanan hidup mereka 11.6.22 #27-sendiri #6-freindzone #21-fakta #32-mencintai #111-pertemana

More details
WpActionLinkContent Guidelines