We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Untitle Story

Untitle Story

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 20, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Ibuu! Dimana ayahku. Setiap eid aku seperti anak yatim. Ibu bilang aku punya ayah, tapi mana. Aku punya ayah atau tidak buu" Tak terduga keberanianku melontarkan luapan emosi. Ibu Warno mengernyitkan alis. Heran dan sedih melihatku. Warno hanya melongo. Tangannya hampir menggapai tanganku. Kisah Perjalanan hidup anak kampung yang kehilangan sosok ayahnya sedari kecil. Namun nelayan sederhanalah yang menjadi semangatnya melanjutkan hidup.
All Rights Reserved
#587
perjalananhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When A Son Lives without Father
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • KARA
  • Luka Dan Bahagia 'NATHAN
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • ALVARO S1 [PEMBARUAN]
  • A Light Far in Sight
  • A R S E A N A

SUDAH TERBIT TERSEDIA DI BUMI FIKSI & IMAN TRAVELER STORE! Memiliki keluarga utuh adalah harapan semua orang. Terlebih kehadiran sosok ayah, penopang kehidupan, panutan, juga tiang keluarga. Tama, hanya remaja SMA, yang bergelut dengan pencarian jati diri, cinta, cita, di tengah kemelut keluarga yang tak utuh. Kehilangan seorang ayah, sejak laki-laki itu pergi dari rumah benar-benar membuatnya kalut. Perjuangan menjadi anak, ayah, serta kakak bagi adik-adikku tidaklah mudah. Pun, mencari keberadaan sang ayah serta alasan kepergian laki-laki itu adalah hal yang paling berat dan menyakitkan, tetapi tetap harus kulakukan. Kisah ini tentang aku, keluargaku, serta perjalanan penuh makna yang membawaku pada pertemuan-pertemuan penuh kejutan. Aku benci tapi rindu dengan ayahku. Entahlah, apakah itu salah? |copyright©2021, Wahyudi Pratama|

More details
WpActionLinkContent Guidelines