Hello Teteh!
  • Reads 1,154
  • Votes 52
  • Parts 5
  • Reads 1,154
  • Votes 52
  • Parts 5
Ongoing, First published May 20, 2021
Katanya cinta itu buta. Kalau benar demikian, mestinya dia tidak bisa melihat hal-hal seperti penampilan, usia, latar belakang seseorang. Mungkin cinta bisa mengesampingkan hal itu.

Tapi katanya juga, cinta itu harus dimiliki oleh orang-orang bijak. Siapapun yang sedang jatuh cinta, tidak meninggalkan logikanya di sembarang tempat. Sehingga "cinta itu buta" bisa terpatahkan.

Sangat berbeda dengan Nara Astrajingga. Gadis itu pasti cinta, tapi mungkin tidak buta. Atau hanya gengsi semata?

Begitulah kira-kira isi kepala Arbian Bagasmoro. Dipenuhi keyakinan-keyakinan yang ia buat sendiri. Asumsi yang dirangkai sedemikian rupa, sampai lupa menerima kenyataan yang ada. Dan hal itu adalah petaka sekaligus pantangan terbesar Nara. Arbian harus memungut kembali otaknya yang sudah berceceran kemana-mana.

"Teh, anak cowok lecet dikit nggak papa kali. Nggak bakal meninggoy juga." -Arbian Bagasmoro.

"Kamu itu dari dulu selalu bawa pengaruh buruk buat Adit!" -Nara Astrajingga.
All Rights Reserved
Sign up to add Hello Teteh! to your library and receive updates
or
#18teteh
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
My Possessive (ex) Fiancé cover
Forbidden Love: KAISER cover
FD (21+) cover
Ibu Susu Anak Hot Duda cover
GAVIN 21+ cover
Love from Sleeping Beauty  cover
Dark Love cover
My Uncle 18+  cover
Hello, KKN! cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover

My Possessive (ex) Fiancé

19 parts Ongoing

INI NOVEL ADULT ROMANCE 21+, JANGAN ASAL BACA BAGI KALIAN YANG BELUM CUKUP UMUR. •••• "Mau nikah dulu, atau kawin dulu? saya bisa semuanya? Pilih saja Nadi." •••• Nadine Savaira (24 tahun) memutuskan kabur sejauh-jauhnya setelah membatalkan pertunangannya secara sepihak. Ia kemudian tinggal di sebuah desa yang begitu asri dan saling bergantung satu sama lain. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Nadi langsung bekerja sebagai pegawai Puskesmas disana. Suatu hari Nadi ditugaskan ibu lurah untuk menyambut seorang dokter baru di kampung mereka. Dia dokter yang sangat tampan, berusia 29 tahun. Di pertemuan pertama, dia sudah membisikkan tepat di telinga Nadi, kata-kata yang membuat bulu kuduknya berdiri. "Tertangkap Nadi" Dia lelaki itu, mantan calon suaminya Nadi, pemilik tatapan yang sangat tajam. Dosa Nadi padanya adalah, Nadi kabur saat mereka akan menikah. Dan sekarang lelaki itu tampaknya ingin membalas dendam atas masa lalu tidak menyenangkan itu. Ikuti kelanjutan kisah Nadine Savaira, Barra Dominic Arnault, dan Ravindra Albaraq W.