LOVE DESTINY

LOVE DESTINY

  • WpView
    LECTURES 170
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Chapitres 13
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 31, 2024
Hanya kisah sederhana yang mengisahkan tentang masa putih abu-abu. Zoya Cathelia dan Nathan Alzaidan dua orang sahabat yang terpisah karena masalah dari keluarga mereka. Zoya yang pergi ke luar kota, dan Nathan yang hanya bisa menunggu. Bulan demi bulan berlalu Tahun demi tahun berganti. Akhirnya Zoya kembali ke kampung halamannya dan menemukan hal mengejutkan yang tidak ia tahu saat masi kecil, termasuk di mana keberadaan ayahnya. Apakah ketika Zoya kembali dia bertemu dengan Nathan? Dan apakah pertemuan mereka menjadi pertanda akan bahagia atau malah menjadi penghancur persahabatan mereka? ***** "Bulan...." Teriak Nathan memanggil sahabatnya yang sudah jauh meninggalkan nya "Bulan....jangan pergi hiks..." Nathan terjatuh ke tanah. anak itu menangis melihat mobil sahabatnya yang sudah pergi menjauh. Nathan berjalan lesu, air matanya terus mengalir. Ia kembali ke pondok, sambil memegangi kalung yang diberikan sahabatnya sebelum ia pergi. "Bulan... Semoga kita bertemu lagi"
Tous Droits Réservés
#999
comedi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • F A K E ? [End]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • SAD GIRL'S [COMPLETED]
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Kaka Kelas Dingin (END)
  • Sejarah Mantan (COMPLETED)
  • Kelas A [End]
  • NAYVAN [END]
  • Edelweis
  • GERHANA [SUDAH TERBIT]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu