Muhasabah Putih Abu (Terbit ✔)

Muhasabah Putih Abu (Terbit ✔)

  • WpView
    Reads 1,050
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 23, 2026
"Masa remaja ini sungguh indah dengan warna-warni dunianya. Aku terlena, terbuai fatamorgana masa muda. Seolah lupa bahwa kelak pasti ada tanya; "masa mudamu kau habiskan untuk apa? " - Zahara Haura Afifa Berkisah tentang kilas balik kehidupan seorang remaja bernama Zahara, from jahiliyyah to hijrah kaffah. Suatu pertemuan penuh hikmah dengan seseorang mengantarkannya pada ruang muhasabah tentang pencarian jati diri yang sesungguhnya. Seperti apa kisahnya? Tantangan apa saja yang ia temui dalam perjalanan hijrahnya? Akankah ia berhasil menjembatani orang-orang di sekitarnya untuk menempuh jalan yang sama?
All Rights Reserved
#40
pencarianjatidiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Iman
  • Siapa Aku Sebenarnya?
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • SHS : Dia Untuk Aku
  • Part Of Class
  • Exchange (End)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Perjalanan Hijrah
  • Perfectly Imperfect [TAMAT]

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

More details
WpActionLinkContent Guidelines