Kuacinta

Kuacinta

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 11, 2024
Jadi intinya, Kania suka Evan. Evan suka Kania. Terus masalahnya di mana? Nggak ada masalah. Mereka jadian, happy ending, beres. Kisah cinta ala drama Korea tamat episode tiga. Tapi pasangan satunya? Mboh lah. Damar suka Alra. Alra juga mungkin suka Damar (kalau lagi nggak ngeselin). Tapi hubungan mereka stuck kayak motor abis bensin. Tiap hari kerjanya ribut, kayak kucing sama anjing rebutan sisa ikan. Kenapa stuck? Ya banyak. Gengsi level Gunung Everest, pihak ketiga sampe ketujuh ikut campur, konflik persahabatan yang lebih ribet dari soal olimpiade, plus bonus salah paham tiap lima menit sekali. Akhirnya gimana? Ya, mending baca aja sendiri. Daripada diceritain, nanti malah spoiler di sini.
All Rights Reserved
#631
teenagers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • SEA AND MOUNTAINS ( ZEESHA )
  • Bearly Attracted
  • Bukan Sekedar Kagum
  • LEITHLEACH
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Emotion Growth A Love
  • H A T E(END)

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines