Zea
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 12, 2021
Cerita ini aku dedikasikan untuk teman-teman pejuang mental health. Semangat! Kita pasti bisa sembuh dan hidup normal seperti sedia kala. ~with love : cloudystars (◍>◡<◍)♡ "Sakha hari ini udah janji mau nonton sama Zea kan?" "Aku hari ini ada janji konsul sama dosen, lain kali aja Ze," "Mama jadi dateng ke festival lukisan di mall sama Zea kan?" "Mama ada meeting di Bandung Ze, lain kali aja," "Papa hari ini makan malam di rumah kan? " Enggak, papa sibuk, " " Abang jadi antar Zea ketemu dokter Rasya? " " Lain kali ya Ze, abang mau ke tempat kak Bianca," Zea Arista, gadis cantik yang selalu merasa sendiri di dunia. Pacarnya, Orang tuanya, Abangnya, dan semua orang di hidupnya selalu sibuk untuk sekali saja menemani dia. Dalam kesendiriannya, Zea harus melawan gangguan psikologisnya dan menerima cibiran orang-orang tanpa satu pun pelindung di sisinya. "Zea selalu sendiri, apa mereka gak mau menemani Zea sekali saja? Kenapa gak ada yang sayang sama Zea? Kenapa Zea harus hidup? Kenapa Zea gak mati aja? Mereka menyakiti Zea, kenapa mereka gak bunuh Zea aja?" Penasaran dengan kisah Zea? Ikuti kisah Zea disini! Salam dari aku cloudystars ☁️☁️
All Rights Reserved
#860
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harapan Bunga Terakhir
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Cahaya [COMPLETED]
  • ZEYA
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Converge With You [On Going]
  • Eimaikala
  • FIZYA
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines