Maura (On Going)

Maura (On Going)

  • WpView
    Membaca 95
  • WpVote
    Vote 42
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 16, 2021
Seorang gadis yang penuh misteri, dengan sejuta kejutan yang di berikan. Selalu di harapkan saat oleh semua orang. Tiba tiba saja ia di buang begitu saja oleh para orang yang dia sayangi, tetapi itu tidak membuatnya putus asa akan hal itu. Dia berjuang demi mendapat kan hak nya yang telah direbut oleh seseorang hingga pada akhirnya harus berjuang demi hak yang harus ia miliki. Akankah Maura mampu berjuang sendiri , atau akan ada bantuan. Apakah perjuangan nya membuah kan hasil. Yuk langsung baca aja. Jan lupa vote and coment dan jan lupa follow akun wp ku para readers.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#439
konflik
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nathalea
  • TRAUMA
  • Langit Untuk Laut
  • Gavin untuk Givea (Hiatus)
  • Waktu?
  • Naura & Lukanya
  • Kesayangan Seorang Abang
  • Be Smart To Be Hurt (TAMAT)
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan