ACOMPAÑAME [DAGGER STORY #1]

ACOMPAÑAME [DAGGER STORY #1]

  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 18, 2021
[ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ] -ORION RHEA DELASKA- Memiliki sifat yang tidak banyak bicara alias pendiam dan dingin kepada orang-orang yang menurut nya 'tidak kenal' Menjabat sebagai ketua geng Dagger. Memiliki mata setajam elang serta garis wajah yang bisa membuat perempuan lain berlama-lama ingin memandang nya. Soal otak tidak usah ditanya, dia langganan nya guru fisika dan matematika. Menjadi incaran banyak gadis membuat nya risih, sungguh apalagi jika sudah berhadapan dengan perempuan itu. Laska sangat risih!! -THALASSA LARASATI- Siapa yang tidak mengenal perempuan satu ini? seantero sekolah juga tahu siapa pemilik nama ini. Ya Thala, perempuan yang di anggap memiliki kelakuan seperti penyihir di negeri dongeng. Tergila gila dengan seorang Orion Rhea Delaska menurutnya adalah keajaiban yang sangat patut disyukuri oleh nya sungguh. "Laska, mau kamu pergi dan lari sejauh mungkin kalo takdir kamu disini. Kamu bisa apa?" "Ditampar kenyataan itu sakit, jadi stop mimpi" BAHASA BAKU✔ DILARANG KERAS MEN JIPLAK DALAM KONTEKS APA PUN
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • VIA-AMARA
  • Orang Yang Sama (hilang bukan berarti lenyap)
  • Hallo Aera
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • MEMBUAT HAREM [ ON GOING ]
  • GALTHAR
  • Julia (TAMAT)
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Air Mata Elara

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido