EPOCH (fanfiction)

EPOCH (fanfiction)

  • WpView
    LETTURE 20
  • WpVote
    Voti 18
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, giu 3, 2021
WpInfo
Fanfiction
NCT
Na Jaemin memiliki cerita hidupnya sendiri. Pun dengan dirinya. Jadi ketika takdir mempertemukan mereka di satu kabin yang sama, Rima menganggap hal itu hanya sebuah kebetulan. Namun ketika mereka berdua justru terdampar di tempat antah berantah setelah turbulen dahsyat menghantam pesawat, Rima mulai meragukan takdir 'kebetulan' itu. "Kita hanya merasa ketergantungan. Setelah kita keluar dari hutan ini, semua akan kembali seperti semula."_Rima. "Bagaimana kalau tidak?"_Jaemin.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • It's Always Been You✔️
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • Separate | Na Jaemin✔
  • Coffe Shop
  • Bad Revenge || I'm Sorry
  • Hide and Seek | aespa × NCT
  • MEMORABLE [COMPLETE]
  • For You,From Me ||Na Jaemin ✅

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti