IMAJINASI

IMAJINASI

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 23, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Aleshia selalu bercita-cita menjadi penulis, semangatnya untuk menulis selalu membuatnya tak pernah mundur meski cerita yang diunggahnya ke platform daring sedikit peminat, cerita yang dibawanya ke meja redaksi selalu ditolak, dan kompetisi yang dia ikuti tak pernah membuahkan hasil. Cita-citanya tidak pernah berubah. PENULIS BEST SELLER. Namun, suatu hari dia mulai kehilangan kepercayaan dirinya, imajinasinya semakin meluas namun tak bisa dia tuangkan. Seolah dirinya akan gila, dia mulai mendengar dan melihat hal yang tidak bisa didengar dan dilihat orang lain. Ide-ide gila yang sebelumnya hanya ada dipikirannya menjadi kenyataan, sejauh ini hanya Jordan, teman masa kecilnya yang bisa bersaksi akan kejadian aneh itu!
All Rights Reserved
#354
imajinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sour Seventeen
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • The Wolf & Prince - Tale of Two World [END]
  • STARK ✓
  • Obsesi Sang Pewaris
  • ALSAPANTHUS
  • DERAN
  • My Illegal Boyfriend
  • INTERIM: Let Me See Your Smile

Kalau kamu cari Main Lead cowok bad boy, geng motor dan posesif, disini bukan tempatnya :) Ini cerita tentang Jina yang jatuh cinta untuk pertama kalinya pada Juna, cowok nyebelin dan ambis parah di SMAN Lumina. Bisakah Jina mengambil hati cowok itu? -- Jina tidak pernah benar-benar merasakan hangatnya kasih sayang di rumah. Dia tumbuh menjadi gadis ceria yang pura-pura kuat, sampai akhirnya jatuh cinta untuk pertama kali dengan Juna - cowok tinggi, manis, tapi sibuk dengan dunianya sendiri. Demi bisa dekat, Jina rela pindah sekolah dan melakukan banyak hal untuknya. Di tengah kisah cinta sepihaknya, Jina bertemu orang-orang yang mengajari arti keluarga, persahabatan, dan keberanian buat jadi diri sendiri. Meski sering disakiti perasaannya, Jina tidak pernah menyerah. Karena baginya, masa remaja itu tentang belajar merasakan semuanya - Tapi apa Jina bisa terus bertahan dengan sikap cuek Juna? Dan mungkinkah cintanya yang selama ini dipendam, akhirnya bisa terbalaskan? "Cinta pertama itu susah dilupain, apalagi kalau dia masih di depan mata." Cover pict from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines