GENIUS VS GENIUS

GENIUS VS GENIUS

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 23, 2021
"Sebenarnya, gue sih oke aja Ar. Kalau gue disuruh ya gue mau, kalau ga disuruh ya gue diem. Ngapain gue susah-susah nyalonin diri sana sini buat olim, yang ada otak gue yang melepuh" Gue membenarkan ucapan nya. Kali ini gue setuju sama pendapat nya. Sepintar-pintarnya orang pintar, secerdas-cerdasnya orang cerdas akan lelah jika terus menerus belajar. Apalagi terus menerus ikutan olim tanpa jeda, kapan coba otaknya bisa istirahat? Yang ada malah stres.
All Rights Reserved
#415
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Just A Nerd [JENLISA]
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Don't judge people by their physical appearance
  • Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END
  • The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable
  • Sekolah Tanpa Sekolahan
  • First Mistake (POST ULANG)
  • REYJES
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Rara [ Proses Penerbitan ]

"Kau punya otak, tapi kau kekurangan semua hal yang membuatnya menjalani kehidupan yang lebih baik. Dia memiliki kualitas hidup yang tinggi, dan kau tidak perlu menghancurkannya dengan mencintainya." Hari itu aku menangis sampai tertidur dan bersumpah pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan membiarkan Jennie masuk ke dalam diriku lagi meskipun dia tidak bersalah. Aku tahu dia tidak akan pernah mengatakan itu kepadaku karena dia adalah gadis termanis yang pernah aku lihat, gadis cantik yang pernah aku temui, namun dia akan menjadi satu-satunya hal yang tidak akan pernah aku miliki dalam hidupku. **** Aku hanya seorang kutu buku. Seorang nerd yang hampir semua orang suka ketika ada ujian atau ketika seseorang membutuhkan tutor untuk menjelaskan pelajaran kepada mereka karena di luar kelas, aku hanyalah seorang gadis lemah dengan tubuh kurus, kacamata, dan lelucon aneh yang aku buat di kelas untuk beberapa temanku untuk tertawa. Lelucon terbaik yang pernah aku buat dan tertawakan sendiri adalah fakta bahwa aku mencintai Jennie Kim, crush ku. Lucunya adalah bahwa tidak ada yang pernah berpikir bahwa seorang gadis sepertiku bisa mencintai seseorang seperti Jennie. Bukannya aku mengeluh atau merengek karena aku selalu tahu kebenaran dan di mana itu akan berakhir. Apa yang harus diharapkan ketika dia adalah kebalikan dariku, dan yang pasti, apa pun yang terjadi, dia tidak bisa menjadi milikku. Jennie Kim bukan milikku. Dan aku mengetahuinya. This story is an adaptation of "Just A Nerd" by @IMAEntertainer. All credits goes to the original author. The whole story is the property and rights of the creator

More details
WpActionLinkContent Guidelines