EVELYN'S WORLD

EVELYN'S WORLD

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 5, 2021
All of us are just human. Aku bisa merasa lelah, penat, atau bahkan hingga frustasi. Aku bisa merasa kesal, bingung, atau sedih. Tapi aku menyadari bahwa itu semua pilihan. What would you choose for your life? A happiness? A sadness? Or anyelse? Hidup, menurutku mempunyai nama lain, yakni pilihan. Ya, kata hidup akan selalu bersanding dengan kata pilihan, itu adalah menurutku. Kalian bisa memaknai hidup itu seperti apa, it's all yours. But for me, lived in this world are just about choosing an option from another. And, this is my life, about everything that I choosed. Everything that I fight for, even though fight for my self. Welcoming my world, Evelyn's World.
All Rights Reserved
#37
evelyn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Dilema
  • BETWEEN
  • Informed Consent
  • You're Mine
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Mutualism Symbiosis
  • Beautifull Feeling
  • Jagad #2 Unstoppable Love Series

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines